Diduga Ulah Pria Depresi, 22 Rumah di Mangkubumi Ludes Terbakar

MEDAN-M24 | Diduga depresi, Raju Julius alias Raju (37) diyakini menjadi penyebab insiden kebakaran hebat yang terjadi di Jln Mangkubumi, Ling 5, Kel Aur, Kec Medan Maimun, Rabu (10/10) malam. Sebanyak 22 rumah yang ditempati 24 Kepala Keluarga (KK) hangus terbakar.

Koordinator Pudalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, M. Yunus menerangkan, dalam peristiwa tersebut, persentase bangunan yang terbakar diperkirakan rata-rata mencapai 60 persen sampai 90 persen.

“Dari pendataan yang dilakukan, ada sebanyak 22 unit bangunan rumah yang terbakar,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (11/10).

Loading...

Yunus menambahkan, kebakaran bermula sekitar pukul 20.45 WIB. Karena sulitnya lokasi dan padatnya penduduk, petugas kesulitan dalam memadamkan api. Api baru dijinakkan oleh petugas Damkar sekitar pukul 23.30 WIB.

Beruntung, dalam peristiwa ini, tidak sampai menyebabkan korban jiwa. Hanya 2 petugas damkar terluka ringan saat memadamkan api.

Tak lama pascakebakaran, Polsek Medan Kota mengamankan Raju Julius alias Raju (37), warga sekitar. Ia diantarkan oleh keluarganya ke Polsek, sekitar pukul 23.30 WIB. Raju diduga sebagai penyebab timbulnya api yang membakar 22 unit rumah di kawasan tersebut.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, Raju diketahui telah menyalakan lilin di rumahnya karena ia merasa gelap. Namun lilin itu diletakkannya di loteng rumahnya yang tidak jauh dari tilam tempat tidurnya.

“Lalu yang bersangkutan turun dan masuk ke kamar mandi. Selasai dari kamar mandi ia sudah melihat api membesar di loteng rumahnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Revi, salah seorang warga menuding jika Raju sengaja membakar rumahnya, dan mencoba untuk memukuli Raju. Merasa ketakutan, Raju melarikan diri dengan cara melompat ke Sungai Deli.

“Atas kejadian tersebut terduga lalu diamankan di Mako Polsek Medan Kota untuk dilakukan pemeriksa lebih lanjut,” pungkasnya.

Informasi lain menyebut, saat kejadian, Raju diketahui tinggal berdua bersama adiknya, Selvan (34) sedang sendiri berada di lantai dua kamar rumahnya. Raju diduga frustasi setelah ribut dengan teman wanitanya. Apalagi anaknya sepasang sudah besar dan Raju tak memiliki pekerjaan. “Frustasi dia. ribut pula sama pacarnya,” ucap Nora yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Rabu (10/10) malam.

Menurut Nora, sebagian warga melihat Raju masuk ke rumah. Dia membawa botol diduga berisi bensin. Tak lama kemudian Raju lari keluar dari rumah, menuju ke aliran Sungai Deli yang berjarak 20 meter dari rumahnya.

“Pas keluar itu, ada api menjalar dari badannya (Raju). Api itulah yang diyakini merembet ke tilam dan membakar seluruh benda,” cetus Nora perempuan berperawakan kurus itu.

Pascakebakaran berlangsung, Pemerintah Kota Medan melalui BPBD Kota Medan menyerahkan logistik kepada korbna di antaranya semen, handuk, perlengkapan tidur, lauk pauk, laket rekreasi, paket sandang, peralatan dapur keluarga dan lainnya.
Pemberian bantuan dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Aur, yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Kalaksa BPBD Medan, Arjuna Sembiring, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Medan, Manager Pusdalops BPBD Kota Medan, Camat Medan Maimun beserta Staf, Lurah Aur beserta kepling setempat. (ahmad/adlan)

Loading...