Dijemput di Rumah, Sales Selop Keroyok Tetangga

10

MEDAN AREA-M24 | Seorang sales sendal (selop) bersama dua pekerja bangunan memukuli Irpan Nur (26). Lucunya, antara pelaku dengan korban masih terhitung tetanggaan. Tapi apa lacur, sudah kadung sakit hati, warga Jln Rawa I, Kel Tegal Sari Mandala II, Medan Denai ini memilih jalur hukum.

Dari laporan Irpan, petugas dari Polsek Medan Area lantas menjemput Irham alas Ir (38), warga yang sama dari rumahnya, Rabu (1/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Ketika diamankan petugas, pelaku tak melakukan perlawanan. Dia cuma bisa pasrah sambil menundukkan wajahnya ketika di bawa ke Mapolsek.

Informasi diimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula, Senin (16/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Irpan sedang minum di warung Sirat (46) warga Jln Rawa I Gg Tower, Kel Tegal Sari Mandala II, Medan Denai. Irpan lalu memilih memakirkan kreta di gang sempit agar tak luput dari pantauan matanya.

Irpan pun asyik minum, pelaku yang tinggal persis di depan warung hendak keluar dari rumah. Karena gangnya sempit, betor yang dibawa Ir tidak bisa melintas. Pelaku langsung meneriaki korban untuk menggeser kreta tersebut.

“Woi… kreta siapa ini.. mengganggu saja, orang tidak bisa lewat,” ujar korban menirukan teriakan pelaku waktu itu. Mendengar teriakan itu, korban bangkit dari kursi. Ketika menggeser kreta, seketika itu juga Ir mengantukkan kepalanya ke wajah korban.

Tak terima diperlakukan seperti itu, Irpan yang merasa tersakiti tak terima. Ia melawan dengan menolak tubuh Ir. Melihat tuannya ribut, dua pekerja bangunan yang sedang menyelesaikan pembangunan di rumah Ir ikut nimbrung membantu Ir. Keduanya lalu bersama-sama memukul korban. Merasa mendapat dukungan, Ir pun tak tinggal diam, dia pun dengan leluasa menghajar Irpan hingga bunyak.

“Di situ aku dikeroyok Ir Cs. Aku habis dipukuli mereka. Akibat kejadian ini, kening dan kelopak mataku luka memar, serta mataku bengkak membiru. Kasus ini aku laporkan ke Polsek Medan Area,” kenang korban.

Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang melalui Kanit Reskrim Iptu P Hutagaol mengatakan tersangka Ir saat ini mendekam dalam tahanan atas tuduhan melakukan penganiayaan terhadap korban. (wandi)

Loading...