Dipergoki di Kebun Sawit, Toke Durian Nyaris Dibakar

17

BIRUBIRU-M24 | Dua bulan terakhir, warga di Dusun Namo Cawir, Desa Namo Suro, Kec Birubiru, Deliserdang, resah dengan aksi maling di lingkungan mereka. Maka, ketika melihat Candra Sitepu berada di kebun sawit dengan kondisi kotor dan mengutak-atik kreta, massa curiga. Candra dipukuli bahkan nyaris dibakar massa.

Pria yang telah menikah 2 kali ini ditemukan di lokasi kelapa sawit milik seorang warga di sana, Selasa (24/7) sekitar pukul 04.30 WIB. Ketika itu, kondisi Candra kakinya kotor, bajunya basah ditambah berpura-pura memperbaiki kreta Suzuki Thunder BK 5843 KL.
Warga mencurigai Candra maling, karena sebelumnya ada dua pria yang tidak dikenal berupaya masuk ke rumah Paksa Barus melalui jendela. Namun, kedua pria gagal karena digonggong anjing pemilik rumah.

Pemilik rumah berupaya melihat apa yang terjadi. Kedua pria itu kabur ke arah semak-semak perkebunan kelapa sawit. Pemilik rumah menghubungi temannya yang lagi duduk-duduk di salah satu warung tidak jauh dari rumahnya.

Warga menjaga perbatasan rumah penduduk dan melakukan pencarian. Ketika itulah warga menemukan Candra sedang mengutak-atik mesin kreta. “Kami curiga dia salah satu jaringan maling rumah, maka kami boyong ke kampung,” kata J Tarigan, salah seorang warga.

Menurutnya, warga telah mempersiapkan bensin untuk membakar Candra. Untunglah, pihak keluarga Candra datang dan minta maaf kepada warga.
Meski begitu, warga yang sebelumnya telah emosi sempat memberikan bogeman terhadap Candra.

Sementara itu, Candra tidak mempermasalahkan peristiwa yang dialaminya. “Sebenarnya saya di kebun sawit sedang memperbaki kreta yang rusak. Saya di lokasi itu hendak membeli buah durian,” kata Candra. Mendengar ucapan itu warga langsung membubarkan diri. (jasa)

Loading...