Diputus 1 Tahun Terdakwa Perkara PPA Banding

47

SUSILAWADI – ASAHAN | Agung (17) terdakwa yang duduk dikursi pesakitan dalam perkara Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang sidangkan oleh hakim tunggal di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran langsung naik banding setelah mendengarkan putusan Dua tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jumat 2017.

“Saya akan ajukan banding,” cetus Agung remaja yang didakwa ikut serta membantu perbuatan cabul terhadap Febri (7) bocah yang saat itu masih duduk bangku sekolah TK.

Hakim tunggal Eva Rina Sihombing SH menjatuhkan hukuman dua tahun lebih ringan dari tuntutan JPU, “Dituntut tiga tahun penjara karena dianggap terbukti bersalah membantu pelaku pelecehan seksual terhadap boca laki – laki yang saat itu masih duduk dibangku sekolah TK, namun begitu mendengar putusan hakim yang membacakan vonis satu tahun penjara dalam tempo beberapa menit terdakwa Agung langsung menyatakan banding,” paparnya.

Pantauan awak M24.CO, pengunjung sidang yang didominasi kelurga dari terdakwa langsung bereaksi menghujat hakim yang menjatuhkan hukuman, ” fitnah….anak ku difinah, anak ku tidak melakukan cabul,” ungkap wanita paruh baya yang kemudian diketahui ibu kandung terdakwa Agung.T

erpisah Murniati ibu kandung Febri korban sodomi saat dikonfirmasi mengaku ķecewa atas tuntutan JPU yang dianggap terlampau ringan sehingga berdampak pada putusan hakim yang hanya menghukum satu tahun penjara terdakwa, benar dia (Agung,red) bukan pelaku.

Namun berkat bantuannya Febri jadi korban pelecehan seksual oleh predator dan menjadi tanda tanya besar mengapa Agung menutup rapat identitas pelaku sebenarnya.

Loading...