Diringkus!! 2 Pengeroyok yang Tewaskan Mujimin

MEDAN-M24 | Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) meringkus dua tersangka pengeroyok seorang kuli bangunan hingga tewas. Kedua tersangka adalah Herman (33) dan Abdi Jaya alias Abdi (25), warga Jln Blok Gading, Dusun III Tanjung Gusta, Kab Deliserdang.

Tersangka Herman dan Abdi diringkus di daerah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Penangkapan kedua tersangka menyusul laporan pengaduan keluarga korban. “Kita kerahkan Tim Pegasus untuk menindalanjuti laporan keluarga (abang, red) korban ke Polsekta Medan. Upaya tim akhrinya berhasil menangkap kedua tersangka di NAD,” papar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Sabtu (4/8).

Hasil penyelidikan, tim mendapat informasi tentang keberadaan kedua pelaku di kediaman orangtuanya di kawasan Desa Cinta Damai, Kec Bukti Tusam, Kab Aceh Tenggara, Nad.
Dijelaskan, korban Mujimin (30), meninggal dunia dalam perawatan di RSU Bina Kasih, Minggu (29/7). Buruh bangunan itu mengalami luka memar di sekujur tubuh akibat dianiaya kedua pelaku yang masih tetangganya. Penganiayaan berlatar kesalahpahaman antara korban dan tersangka Herman.

Loading...

“Awalnya karena salah paham antara tersangka Herman dan korban hingga terjadi perkelahian. Kemudian, pelaku Abdi turut membantu Herman. Akibatnya korban mengalami luka lebam di bagian perut, wajah babak belur dan kuping mengeluarkan darah. Dua hari dirawat di rumah sakit, akhirnya korban Mujimin meninggal dunia,” terang Putu.

Putu menyebut, saat diringkus kedua pelaku mengakui perbuatannya dan langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan. “Kedua tersangka kooperatif dan langsung kita boyong ke Mapolrestabes Medan untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Putu.
Putu menambahkan, kedua tersangka terancam hukuman paling singkat 5 tahun kurungan penjara. “Imbas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke 3e jo Pasal 351 ayat 3 jo 55, 56 KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama-sama hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang,” pungkasnya. (ardi)

Loading...