Dirut Keuangan PDAM ‘Dibidik’ KPK

379

M24.CO|MEDAN

Dalam waktu dekat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menetapkan status tersangka kepada pemberi dan penerima suap ke bekas Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Salah satunya Direksi PDAM Tirtanadi Arif Haryadian.

KPK juga akan menetapkan status tersangka kepada lainnya dari pemberi dan penerima suap. “Salah satunya Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi, jadi tersangka langsung ditahan. Yang lain juga, masih bertambah tersangkanya,” ujar.

Pengumuman status tersangka, kata sumber, menyusul selesainya berkas acara pemeriksaan (BAP) tujuh tersangka anggota DPRD Sumut. “Kali ini pemberi suap juga akan ditetapkan, salah satunya direktur keuangan PDAM Tirtanadi,” katanya.

Menurut sumber, direktur keuangan PDAM Tirtanadi untuk mendapatkan jabatan ia memberikan uang kepada bekas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

“Memang bukan ia langsung yang memberikan uangnya, dan juga bukan uang dia, uang itu dari orang lain. Uang itu diserahkan ke anak buah si Zul Jenggot, lalu ke Gatot,”

“Uang diterima anak buah si Zul Jenggot dari seorang perempuan, Rp 2 miliar uang itu diberi untuk jabatan direksi PDAM,” tambahnya.

Baik Zulkarnain alias Zul Jenggot bekas anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, ataupun anak buahnya yang menerima uang suap jabatan sudah mengaku kepada penyidik KPK.

“Sudah bulat semua, sudah ngaku mereka, tinggal pengumuman,” sebutnya.

Seperti diketahui, Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian sudah tiga kali diperiksa KPK. Pertama di kantor KPK bersama dengan dewan pengawas Ardhi Muliyono yang juga mantan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar.

Kedua, diperiksa di Mako Polrestabes Medan, dan ketiga di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan. (drc)

Loading...