Disaksikan Anak, Honorer Pemkab Karo Diinjak-Injak Suami

27

KABANJAHE-M24 | Pertanyaan Ester Hanna beru Ginting (31) kepada suaminya Permai Runi Ginala Surbakti (34), perihal uang Rp2,750 juta, berujung luka. Pasalnya, pegawai honorer di Pemkab Karo ini dianiaya hingga matanya lebam.

Ester mengadukan perbuatan suaminya tersebut ke Polres Tanah Karo, Senin (20/8). Dia datang ke markas polisi tersebut ditemani orang tuanya dan seorang anak perempuannya berusia lima tahun.
Pengaduannya diterima dengan nomor: LP/673/VIII/2018/SU/Res T.Karo, tanggal 20 Agustus 2018.

Penganiayaan itu dialami Ester, Senin (20/8) sekitar pukul 01.00 WIB di rumahnya di Jln Pendidikan, Desa Jaranguda, Kec Merdeka. Dini hari itu suaminya baru pulang. Dari mulut suaminya tercium aroma tuak. Ester lalu bertanya soal uang Rp2,750 juta yang dipegang suaminya.

Permai merinci kalau Rp500 ribu dipakai bayar uang sekolah, Rp400 ribu dipergunakan beli HP dan sisa dipinjam kawan. Mendengar pengakuan itu, Ester menuding suaminya yang bekerja membuat keranjang, telah menghabiskan uang itu untuk keperluan yang tidak berguna. Mendengar itu, Permai emosi dan menganiaya Ester. Akibatnya, Ester mengalami luka bengkak dan lebam di mata kirinya.

“Saya benar-benar disiksanya. Leher saya diinjak-injak. Kepala dipukuli dan diantukkan ke dinding. Punggung saya dipukuli dan mata saya ditinju sampai bengkak. Penganiayaan itu disaksikan anak saya sampai dia menjerit-jerit,” ucapnya.

Kasat Reskrim, AKP Ras Maju Tariga saat dikonfirmasi M24 menuturkan, pihaknya telah memintai keterangan korban dan telah memeriksa saksi. “Pelaku akan kita tangkap,” tegas Tarigan. (herlin)

Loading...