Disiram kotoran babi terus dianiaya

MEDAN-M24 |Kartini Br Simangunsong (60) meradang. Dia minta ke petugas Polsek Medan Area agar segera menangkap tetangganya, Tumiar Br Siahaan (55).

Dua warga warga Jln Tangguk Bongkar VI, Kel Tegal Sari Mandala II, Medan Denai ini terlibat pertengkaran hingga berujung pada penganiayaan, Rabu (23/5).

Informasi yang diterima M24, penganiayaan itu bermula ketika Kartini sedang duduk di depan rumah tetangga lainnya, Pardede sekitar pukul 09.00 WIB. Ibu tujuh anak ini bermaksud menumpang becak Pardede ke kota untuk mencari makanan babi (parnab).

Loading...

Melihat Kartini di areal depan rumahnya, tiba-tiba Tumiar marah dan mengusirnya. “Jangan di situ kau, pergi kau,” kata korban menirukan ucapan pelaku di Polsek Medan Area.

Saat itu, ucapan Tumiar tak dihiraukan Kartini. Melihat Kartini cuek bebek, naik setan Tumiar, emosinya pun menyala-nyala. Tanpa pikir panjang, ia menyiramkan kotoran air babi ke tubuh Kartini sebanyak empat kali. Masih tak puas, Tumiar lalu memukuli kepala korban pakai sapu.

Meski korban menjerit menahan sakit, pelaku tetap terus memukuli kaki dan tangan korban sampai jemarinya berdarah. Untung warga melihat kejadian tersebut lalu melerainya. Pun begitu, pelaku tak senang sama korban.

“Kau harus mati di tanganku. Dasar parbegu ganjang kau,” bilang korban lagi menirukan ucapan pelaku.

Tak lama berselang, Kepling datang dan menyarankan korban untuk dibawa berobat ke rumah sakit dan berdamai.

“Kok enak kali Kepling mebyarankan berdamai, sementara kepala dan kakiku, serta tanganku bengkak dan memar; jemari tanganku berdarah dipukuli pelaku pakai sapu berkali-kali,” sebut korban menunjukkan lukanya.

Kartini sendiri mengaku sama sekali tidak pernah punya masalah sama pelaku. Hanya saja, ketika itu pelaku tidak senang sama korban, lantaran ada pencuri yang masuk ke rumahnya lalu dilaporkan ke polisi. Sejak saat itu, pelaku mulai tidak suka melihat korban.

“Kenapa pelaku marah, sementara pencuri itu masuk ke rumahku. Wajar aku melapor ke polisi. Coba saja rumah si pelaku dimasuki maling. Apa ia terima. Jadi jangan marah sama kita,” kesal Kartini diamini adiknya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang membenarkan kejadian tersebut. Kasus ini tengah ditangani oleh penyidik. Setelah saksi-saksi diperiksa dan pengumpulan bahan keterangan sudah lengkap, maka pelaku ditangkap. (wandi)

Loading...