Ditemukan lagi, ladang ganja 2,5 hektar di Madina

Ucok-Sidimpuan | Tim gabungan kembali temukan ladang ganja siap panen di Desa Simandolam, Kec Kota Nopan persisnya di area Perbukitan Tor Sihite, Kab Mandailing Natal (Madina).

Seluas 2,5 hektar ladang ganja ‘dipanen’ Tim Operasi Gabungan terdiri dari personel Kodim 0212/TS, BNNK Madina/BNNP Sumut, Polres Madina dan Kejari Madina, Senin (2/4). Tim dipimpin langsung Kepala BNNK, Madina AKBP BANGKO.

Dandim 0212/TS, Letkol Arm Azhari, melalui Pasi Intel, Lettu Inf Zamril kepada wartawan, Selasa (3/4), membenarkan penemuan ladang ganja tersebut. “Berkat kerjasama tim yang turun ke lokasi kita berhasil menemukan ladang ganja siap panen seluas 2,5 hektar,” kata Zamril.

Loading...

Dijelaskannya, Tim yang turun dalam operasi di antaranya Kepala BNNK Madina, Kabid Penindakan BNNP Sumut, Kasi Sidik BNNP Sumut, Kasat Narkoba Polres Madina, Perwakilan dari Kejari Madina, Personel Kodim 0212/TS sebanyak 5 orang, anggota Polres Madina 11 orang, Kejaksaan 1 orang, BNNP Sumut 15 orang dan anggota BNNK Madina sebanyak 12 orang.

Kronologis penemuan ladang ganja, terang Zamril, berawal pada Senin pukul 07.30 WIB, tim berangkat dari Kantor BNNK Madina menumpang bus milik Polres Madina menuju ke Desa Simandolam.

“Karena lokasi menuju areal Perbukitan Tor Sihite tidak bisa dilalui kendaraan, dari Desa Mandolam rombongan tim harus berjalan kaki. Rombongan tiba di TKP sekira pukul 13:30,” terang Zamril.

Ladang seluas 2,5 hektar tersebut, terang Zamril, berisi sekitar 2.00a0 an pohon ganja dengan tinggi rata-rata 2 meter dan siap Panen. “Selain itu tim juga turut mengamankan seorang pria bernama Zulkufli (18), warga Desa Sirangkap, Kec Panyabungan Timur, Madina, diduga pemilik ladang ganja,” imbuh Zamril.

Setelah dilakukan pemusnahan di TKP, tersangka berikut 10 batang pohon ganja dibawa ke Kantor BNNK Madina sebagai barang bukti dan proses lebih lanjut. “Rombongan tim sampai di Kantor BNNK Madina sekira pukul 21:00 WIB,” pungkas Zamril.

Loading...