DPO Peledakan Granat Mobil DPRK Aceh di Tangkap di Sergai

325

M24.CO | SERDANG BEDAGAI – Warga Dusun Bahkuningan, Desa Huta Galuh, Kecamatan Kotarih, Serdang Bedagai di hebohkan dengan personil Tim Reskrimun Polda Aceh yang di pimpin Wadir Reskrimum AKBP. Drs Subakti berserta personilnya menangkap DPO pelaku pelemparan geranat jenis manggis kedalam mobil dinas BL 136 Y milik anggota DPRK Bener Meriah Aceh Sabtu (15/10) sekira pukul 14:00 WIB.

Keterangan yang di peroleh M24.co, pelaku DPO tersebut bernama Aidil Fitri alias Pipit, alias Botek,  alias Lingga Bin Karimudin (26). Dia di tangkap di areal perladangan milik Roy Tarigan  warga setempat. Diketahui, Aidil sudah 14 hari bekerja di perladangan milik Roy itu, saat di lakukan penangkapan Aidil diketahui warga tidak melawan dan langsung di bawa menggunakan mobil.

Para warga juga  membenarkan adanya penangkapan tersebut hanya saja para warga tidak mengetahui sebab kenapa di tangkap. “ Memang ada di tangkap ada puluhan personilnya namun kami tidak tahu kasus apa kami hanya melihat aja sejauh ini kami tidak tahu ada orang asing yang datang” ucap warga

Kapolres Sergai AKBP. Eko Suprihanto  yang di hubungi M24.co melalui selulernya tidak menjawab melalui pesan  whatshap hanya mengatakan iya “ Iya” ucap Kapolres singkat.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Sergai AKP. Jasmoro yang di hubungi M24.co membenarkan DPO kasus peledakan granat kepada mobil dinas anggota DPRK Bener Meriah aceh yang menewaskan yang menewaskan  3 orang dan 2 orang kritis itu di tangkap di wilayah Sergai tepatnya di Kecamatan Kotarih.

Mobil dinas anggota DPRK Bener Meriah milik Mansyur Ismail yang menewaskan anaknya akibat ledakan maut yang terjadi ketika mobil melaju di jalan Nasional Bireuen Takengon kawasan Dusun Menderek, kampung Alur Punti, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah Sabtu (17/9) lalu di duga melibatkan istri muda Mansyur Ismail.

“ Lokasinya itu berada di Aceh jadi tersangka juga sudah dibawa ke Aceh karena DPOnya lari ke Kotarih makanya pihak Polda Aceh memburu pelaku ke Kotarih selanjutnya di bawa ke aceh” ucap Jasmoro. ( Darmawan)

Loading...