Driver Gojek ditangkap Densus 88

82

PERCUT-M24 | Penangkapan Muhammad Yusuf Rangkuti alias Suf Katok (28) oleh Tim Densus 88 mengejutkan keluarganya.

“Anakku itu bukan teroris. Dia (Yusuf-red) enggak pernah terlibat aksi kriminal,” ungkap Zulfahri Rangkuti yang ditemui di kediamannya, Jln Pukat 1, Link 15 No.4, Kel Bantan Timur, Kec Medan Tembung, Rabu (16/5).

Zulfahri yang bekerja sebagai penarik becak dayung mengatakan, Yusuf, merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara dan lelaki satu satunya, bekerja sebagai pengemudi GoJek di Medan untuk membiayai kebutuhan keluarga.

“Kami orang kecil. Kami enggak tahu harus mengadu sama siapa, apalagi saat ini ibunya sedang sakit. Saya berharap agar Yusuf segera dibebaskan,” harap Zulfahri.

Dimata tetangga, Yusuf yang tamatan Al-Hidayah Jln Letda Sudjono itu dikenal sebagai sosok yang baik. “Jarang keluar rumah, biasanya kalo habis ngojek, ya di rumah aja. Makanya warga di sini merasa nggak yakin dirinya diduga teroris,” ucap Iwan, tetangga Zulfahri.

Menurut Iwan, sebelum bekerja di GoJek, Yusuf pernah di Grab juga sebagai cleaning service di salah satu Bank yang terletak di kawasan Sukaramai, Medan.

Mirisnya, selepas Idul Fitri ini, Yusuf diketahui akan melaksanakan pernikahan dengan seorang gadis asal Padangsidimpuan. “Sudah antaran dia (Yusuf) sama gadis itu. Malah dia dan teman-temannya yang berangkat ke Padangsidempuan,” tutur tetangga lain, Ima.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri enggan menanggapi penangkapan terduga teroris tersebut. “Maaf, mengenai hal ini, saya tak berhak menjawabnya,” kata Faidil.

Sebelumnya diberitakan, selain Yusuf, Selasa (15/5) sore, Tim Desus 88 juga menangkap terduga teroris, Syafrizal Lubis (38), penjual susu kedelai keliling saat keluar dari Masjid Ulayat Lahan Garapan Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan. (irwan/ahmad)

Loading...