Edarkan 58 Paket Sabu, Pasutri Ini Terancam Hukuman Seumur Hidup

Sabu SabuM24.CO | DELI SERDANG – Pasangan suami istri (Pasutri), Barmen Panjaitan alias Jait Ompong (51) dan Murniati alias Murni (40) ditangkap petugas Polres Deliserdang lantaran terlibat pengedaran narkoba jenis sabu. Pasutri yang sudah memiliki lima orang anak ini tinggal di Desa Tumpatan, Kabupaten Deliserdang. Mereka masih saja nekat menjual sabu padahal sudah memiliki penghasilan dari usaha tanah timbun.

Kini keduanya harus mendekam di sel tahanan Polres Deliserdang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka terancam pidana penjara seumur hidup.

Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa menerangkan Barmen dan Murni istrinya diamankan oleh personel Polres Deliserdang di kediamannya. Dari pasutri petugas pun mengamankan 58 paket sabu dikemas dalam plastik klip transparan dengan berat total 16,56 gram, 164 lembar plastik klip transparan, bong, lima pipet plastik, dua pipa kaca, dan tiga mancis. “Mereka sering mengedarkan narkoba jenis sabu di wilayah hukum Polres Deliserdang khususnya Kecamatan Beringin,” terang AKBP Robert, Selasa (27/9/2016).

Loading...

Pasutri itu sudah 6 bulan mengedarkan sabu dan sudah Target Operasi (TO). Murni berperan membantu suaminya mengedarkan sabu. “Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dari UU RI No.35 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup. Kita masih melakukan pengembangan, sabu dari Medan,” tegas AKBP Robert.

Sementara itu Bermen mengaku, dirinya mendapatkan sabu dari Cencen di Pasar VII, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang pada Selasa 20 September.

“Aku terpaksa menjual sabu. Setiap gramnya aku dapat untung 200 ribu, selama dua bulan terakhir aku dapat keuntungan Rp15 juta,” kilahnya.(Red)

Loading...