Eksploitasi Anak kandung, Seorang Ibu Di Padang Sidimpuan Ditangkap

291

img_20161027_134212M24.CO | PADANG SIDIMPUAN – Seorang ibu rumah tangga, Nelli Siregar, diamankan pihak kepolisian Unit PPA Polres Kota Padangsidimpuan, Rabu (26/10) kemarin.  Dia diduga telah melakukan tindak kekerasan dan eksploitasi terhadap anak-anaknya yang masih belia.

Dari ruang Satreskrim, Nelli yang bekerja sebagai petani membantah telah melakukan eksploitasi terhadap anak anaknya. “Aku sakit. Mereka yang mau kerja biar membantu keluarga,” sebut Nelli, Kamis (27/10/2016)

Diceritakannya, tiga anaknya yang laki-laki masing-masing Y (14), M (12) dan A (11) berjualan plastik di pasar. “Enaknya yang sekolah ini, mang. Kubilang itu. Malu aku Mak diejek kawan-kawan, teman-temanku sudah naik kelas semua. Itu jawaban orang itu,” ceritanya.

Sedangkan F dan K, dua anak perempuannya yang masih kecil masih bersekolah. F kelas I di SD Negeri 2 di Padang Sidimpuan Tenggara dan K masih duduk di TK yang berada di Perumnas Limbong, Padang Sidimpuan Tenggara.

“Telat kemarin saya bangun. Jadi gak sempat lagi kubuatkan bekalnya, apalagi TK kan harus ada bekal. Karena gak ada bekal, jadi gak masuk sekolah. Pas aku ke pasar, mak ikutlah aku ke pasar kata mereka,” urainya.

Diakuinya, biasanya selepas pulang sekolah kedua anak perempuannya itu turut membantu kakaknya di pasar berjualan plastik. “Ikut pun orang itu bukan berarti saya mengandalkan anakku itu mencari uang. Karena mau membantunya anakku itu,” katanya.

Kanit PPA Polres kota Psp, Ipda Ida Meri menerangkan, berdasarkan visum dan pengakuan anak-anaknya, ibu itu hanya berkilah. “Ibu itu terjerat Pasal UU Perlindungan Anak, Kekerasan Terhadap anak dan eksploitasi secara ekonomi UU nomor 35 Tahun 2014. Ancamannya 10 Tahun,” ungkapnya saat ini katanya mereka fokus dalam menangani psikologis dan hak anak-anak yang usia seharusnya bersekolah itu. (Sabar)

 

Loading...