encuri Emas Rp300 Juta Didor, Hasil Kejahatan Dibelikan Angkot, Emas dan Tanah

MEDAN AREA-M24 | Pelaku pencuri perhiasan emas senilai Rp300 juta roboh dipelor petugas Polsek Medan Area. Penembakan terhadap Suhartono alias Tonot (43) dilakukan petugas karena dia berupaya kabur saat diminta menunjukkan barang bukti.

Informasi diimpun di kepolisian, Selasa (7/8). Tono yang tinggal di Jln Pasar III, Gg Datuk, Desa Beringin, Medan Tembung, atas dasar laporan korban Ali Wardhana (39) warga Jln Ikhlas, Medan Denai, Senin (18/6). Laporan tersebut tertuang dengan No:LP/447/K/VI/ 2018/Polsek Medan Area tertanggal 18 Juni 2018.

Kala itu korban sedang pergi ke luar kota. Pencurian diketahui korban dari adiknya. Setelah dicek, korban kehilangan perhiasan emas senilai Rp300 juta.Kapolsek Medan Area Kompol Jesmi Girsang melalui Kanit Reskrim Iptu P Hutagaol mengatakan, Tono ditangkap di pangkalan angkutan kota (Angkot) di Jln Jermal XII Ujung, Tanah Garapan, Kel Amplas, Percut Sei Tuan, Jumat (3/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Loading...

Dari hasil interogasi, kata Hutagaol, tersangka mengakui perbuatannya. Dari hasil mencuri perhiasan itu, korban membeli angkot dan sebidang tanah garapan. Sambung Hutagaol, pada penangkapan tersebut pihaknya juga menemukan 1 paket sabu dari saku celana tersangka. Dari situ, petugas melakukan pengembangan di rumah tersangka ditemukan satu buah kalung emas. Berdasarkan penemuan tersebut, pihaknya coba mencari barang bukti milik korban. Akan tetapi, tersangka berusaha melarikan diri. Tembakan peringatan yang diletuskan tak dipedulikan Tono. Hingga akhirnya petugas memutuskan menembak kaki kanan tersangka. Barang bukti yang diamankan dari Tono adalah 1 angkot trayek 53, 1 BPKB mobil dan 1 kalung emas bermata berlian. “Setelah itu, tersangka diboyong ke RS Bhayangkara Medan dan diteruskan ke Polsek Medan Area untuk proses lebih lanjut,” bilangnya. (wandi)

Loading...