Gaji Kenek Tukang Ngak Cukup, Anak Penjaga Mesjid Jual Sabu

15

PANCURBATU-M24 | Ariandi (19) warga Dusun II Desa Tuntungan II, Kec Pancurbatu, Kab Deliserdang terpaksa merasakan dinginnya sel tahanan Mapolsek Pancurbatu.

Pasalnya, anak penjaga salah satu mejid di Dusun II ini ditangkap Tim Pegasus Polsek Pancurbatu, Selasa (7/8) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di Jln Besar Tuntungan.

Data yang dihimpun menyebutkan, Ariandi ditangkap Tim Pegasus Polsek Pancurbatu yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, Iptu Pol Suhaily Hasibuan SH MH bersama Panit I Iptu Syahril Siregar SH karena mengedarkan narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat melompat dari kretanya dan membuang tiga bungkus paket hemat sabu ke dalam parit. Untung petugas jeli saat tersangka membuang tiga paket sabu tersebut. Bersama barang bukti, tersangka diboyong kekomando untuk diproses lebih lanjut.

Kanit Reskrim, Iptu Pol Suhaily Hasibuan SH MH, Selasa (7/8) siang mengatakan, tersangka ditangkap berkat laporan masyarakat yang resah dengan perbuatannya mengedarkan sabu.

Saat dilakukan introgasi, tersangka mengakui tiga paket kecil sabu tersebut miliknya yang sempat dibuang saat petugas datang. Tersangka juga mengatakan kalau sabu dibelinya dari salah seorang di Desa Sai Mencirim Pondok, Kec Kutalimbaru seharga Rp250.000.

“Barang yang dibeli tersangka tersebut dibaginya menjadi lima paket hemat, setiap paket tersangka menjualnya dengan harga Rp70 ribu,” terang kanit.

Sementara itu, tersangka yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, ia nekat menjual sabu lantaran gaji menjadi kenek tukang bangunan tidak cukup untuk biaya sehari-hari. (ali)

Loading...