Gegara cewek onces, 2 ABG Zaman Now betumbok

SUNGGAL-M24 | Terbakar api cemburu karena melihat pacarnya dekat dengan lelaki lain, I (16) seorang pelajar kelas 1 SMA mengamuk. Sejadinya dia memukuli B (16), teman pria pacarnya.

Akibat aksi pemukulan tersebut, warga Jln Kemiri Sukadono itu mengalami pendarahan di bagian hidung. Kejadian itu berlangsung sebulan yang lalu.

Meski sudah berlalu, tapi I tak menunjukkan iktikad baik untuk melakukan perdamaian atau memberikan biaya perobatan. Emosi, korban bersama orang tuanya pun melaporkan aksi pemukulan itu ke Mapolsek Sunggal, Kamis (17/5) siang.

Loading...

Ditemui M24, B pun bertutur. Dia mengatakan saat itu dirinya sedang dekat dengan A (15) siswi kelas III SMP yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Mendengar keduanya dekat, I yang merupakan pacar A itu panas dan cemburu. Peringatan pun diberikan pada B agar tak terlalu dekat dengan cewek yang di dikagumi.

“Aku sering duduk-duduk di sekitar rumah sama A. Entah kenapa dilarangnya aku dekat sama A. Dia melarang dari FB,” ungkap B.

Meski mendapat teguran oleh I, B yang merasa tak berdosa pun menghiraukan teguran itu. Kedekatan pun terus berlanjut hingga jalan bareng. Lagi-lagi aksi nekat B terdengar oleh I. Dengan penuh emosi, ABG yang tinggal di Tani Asli itu mendatangi kediaman B.

Adu mulut pun sempat terjadi, diduga kalap I pun memukul wajah B hingga hidungnya mengeluarkan darah dan membengkak. B yang tak mau kalah mencoba melawan dengan melemparkan batu ke arah I meskipun lemparan itu tak mengenai sasaran.

“Bengkak hidung ku waktu itu. Udah berobat kami dan sudah sembuh. Tapi sesekali masih berobat jalan juga,” lanjutnya.

Mendengar anaknya menjadi korban pemukulan, orang tua B pun menghubungi keluarga I dan meminta untuk bertanggung jawab atas biaya perobatan anaknya. Bukan pertanggung jawaban yang didapat, orang tua I malah menuding kalau B yang memulai perkelahian tersebut. Alhasil, titik temu pun tak didapat.

Kekesalan wanita berjilbab cokelat itu pun semakin memuncak, pasalnya I yang tidak merasa bersalah kerab mengolok-olok B melalui jejaring sosial. Tindakan itu pun membuat kesabaran orang tua B habis dan melaporkan I ke Polsek Sunggal.

“Waktu kejadian itu kami udah visum. Tapi karena mikir mereka masih pelajar, kami coba jalur kekeluargaan. Tapi mereka nggak mau. Malah si I itu ngejek-ngejek dari status FB. Yaudah kami laporkan aja lah sekarang,” tegas wanita berbaju hitam itu.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan B. “Laporan sudah kita terima. Secepatnya kita amankan pelaku,” jawab Budi, Kamis (17/5). (tiopan)

Loading...