Gegara Dompet, Anak SMK Luka-Luka Dikeroyok Tetangga

Percut-M24 | Lucu tingkah G dan N ini. Sudah menuduh tanpa bukti, eh malah main pukul. Kalau one by one masih okelah, tapi ini beraninya main keroyokan. Kan banci namanya itu.

Itulah yang dirasakan T Rian Afriza (17) warga Perumahan Jln Tambak Rejo, Kec Percut Sei Tuan ketika dipukuli G dan N serta beberapa kawan-kawannya, Minggu (15/7).

Siswa kelas 3 SMK Prayatna, Bandar Selamat, Kec Medan Tembung ini menuturkan, bahwa N mengaku kehilangan dompet. Namun Rian sama sekali tak mengetahui persoalan itu.

Loading...

“Awalnya, Minggu, (15/7) sekitar pukul 20.30 WIB, mereka (N dan G) bersama teman-temannya menanyakan sama ku, bahwa N kehilangan dompet. Terus ku bilang ‘mana tahu aku, cari di rumah mu lah,’ ku bilang sama dia. Terus setelah itu, entah kenapa N dan G serta temannya memukuli aku hingga terjatuh aku ke tanah,” ucapnya di Polsek Percut Seituan, Selasa (17/7) ketika membuat laporan.

Rian sendiri mengaku heran kenapa dia sampai dianiaya. Akibat penganiayaan itu, kedua kaki Rian terluka dan harus berjalan terpincang-pincang. “Aku pun enggak tahu, kenapa mereka mengeroyok aku, padahal bukan aku yang mengambil dompetnya (N) itu. Mereka langsung main pukul aja. Pincang ginilah aku jalannnya. Karena kedua kaki ku ini masih sakit, belum sembuh memang. Semalam udah berobat, tapi belum sembuh,” ucapnya.

Tak senang diperlakukan tak manusiawi, Rian memilih membawa persoalan itu ke jalur hukum. Dia ingin para pelaku dihukum untuk memberikan efek jera. “Udah melapor aku ke Polsek, Senin semalam. Sekarang minta keterangan saksi dan saksinya harus dua. Tinggal satu lagi lah ini,” ungkap Rian.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui laporan penganiayaan tersebut. “Nanti saya cek ke penyidiknya ya,” katanya. (irwan)

Loading...