Gegara Ongkos Warga Rumdis Kodam I/BB Ditopari Sopir Angkot 63

27

MEDAN AREA-M24 | Nasib naas dialami Rahmat Ridho (28) warga Perumahan Dinas (Rumdis) Kodam I/BB, Kel Tuntungan, Kec Pancurbatu. Pipi kiri mahasiswa ini lebam dan memar dipukuli sopir angkot trayek 63, Sabtu (8/9) malam.

Saat ditemui di Polsek Medan Area, Minggu (9/9), Rahmat menyebutkan, pemukulan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Bermula saat itu ia dari rumah menuju ke tempat pengajian di Masjid Hidayatul Islamiyah Jln Gajah, Medan.

“Sewktu saya naik angkot Nasional trayek 38, saya turun di Jln Iskandar Muda dan menyambung angkot menuju Pusat Pasar atau depan Olympia. Setelah itu, saya naik angkot trayek 63,” ujar Rahmat saat diperiksa petugas.

Namun, dalam perjalanan, angkot yang ditumpamgi Rahmat kelewatan sampai di Jln Aksara. Korban pun turun dan membayar ongkos sebesar Rp2 ribu. Si sopir menolak meminta tambah. Namun Rahmat tidak punya uang.

Si sopir tak terima dan melemparkan uang pecahan Rp2 ribu ke wajah korban. Ketika korban hendak pergi, si sopir menyuruhnya untuk mengambil uang tersebut. Namun Rahmat tidak mau mengambil dan pergi begitu saja.

“Sopir itu langsung turun dari angkot memukul pipi kiriku hingga lebam dan memar. Kejadian itu cepat dilerai warga. Jika tidak, mungkin aku entah bagaimana. Tega juga sopir itu memukuli aku gara-gara ongkos,” sebutnya.

Selanjutnya korban menumpang betor ke tempat pengajiannya di Jln Gajah. Keesokannya, korban melapor ke Polsek Medan Area. Karena tempat kejadiannya berada di wilayah hukum Polsek Percut Seituan, korban diarahkan melapor disana.

“Kejadiannya kan berada di Jln Aksara. Jadi silakan bapak membuat laporan pengaduan di Polsek Percut Seituan biar diproses disana,” kata petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Medan Area, Aipda Dedi AS. (wandi)

Loading...