Gegara Rp2 Ribu, Wajah Pria Ini…..

112

M24.CO|MEDAN01a4b82f-d797-4ad8-88c5-2a85fceca1af
Sadlan (40), jukir liar yang bertugas di Pasar Sukaramai dilaporkan ke polisi. Pasalnya, pria ini menganiaya Raja Silalahi (25). Mata kanan warga Jl Denai Gang Rukun, ini, bengkak, memar dan membiru dibogem pelaku.

Kejadian itu bermula, selepas korban membantu orangtuanya berjualan sayur di Pasar Sukaramai, kemarin (17/11/2016) sekira pukul 05.30 WIB. Ia melihat seseorang tengah memarkirkan kreta dipinggir jalan, lalu korban menghampirinya.

Orang itu, kemudian menyuruh Raja menjaga kretanya. Korban dikasih uang Rp2.000. Setelah uang diterima korban dari orang tersebut, lalu Sadlan datang meributinya. Kedua pria ini cekcok dan sempat dilerai warga.

“Apa kau tidak tahu, kalau itu keluargaku. Berani kali kau meminta uang parkir padanya. Mana uangnya, bawa sini. Kalau tidak, kupukuli kau. Cepat, mana uangnya, cepat,” ucap korban menirukan bentakan pelaku.

Ketika Raja hendak beranjak, jukir ini mengejarnya. Dari samping, tangan Sadlan langsung membogem mata kanan korban. Kurang puas, kepala dan perut Raja jadi bulan-bulanan dipukuli pelaku, hingga korban terjatuh ke badan jalan.

Beruntung warga menghentikan penganiayaan yang dilakukan Sadlan. Tidak lama, ibu korban, Sondang Delima Boru Pangaribuan (52), begitu mendengar putranya dipukuli langsung bergegas mengejar pelaku. Namun sayang, jukir liar itu keburu kabur.

“Enak kali dia memukuli putraku. Apa salah anakku menerima uang dari orang itu. Dasar jukir liar, sok bersih. Beraninya sama orang lemah. Kalau preman jangan di Pasar Sukaramai,” kesal ibu korban saat mengadu ke Polsek Medan Area.

Atas kejadian itu, kondisi korban memburuk. Suhu badannya panas akibat matanya bengkak dipukuli pelaku. Tidak hanya itu, kepala dan tubuh korban juga sakit. “Rencananya, anakku akan dibawa berobat,” pungkasnya. (wandi)

Loading...