Gegara Senter, Boru Purba Gagal Diperkosa Tetangga

Meski sudah berusia 60 tahun, libido RP alias Bana masih cukup tinggi. Tetangganya yang mengalami gangguan jiwa, S br Purba (27) ditelanjangi dan mau diperkosa.

SIMALUNGUN-M24 | Niat RP alias Bana (60) memperkosa tetangganya gagal. Warga Parapat Haluan, Nagori Simanabun, Kec Silau Kahean, Kab Simalungun ini pun kini diburu petugas kepolisian.

Peristiwa ini terungkap ketika S br Purba (27) didampingi kakaknya, Rosmiana br Purba (34), warga Jln Pantai Rambung, Dusun XI, Kel Marindal, Kab Deliserdang serta keluarga mendatangi Markas Kepolisian Resor Simalungun (Mapolres Simalungun), Senin (6/8) siang. Mereka melaporkan peristiwa percobaan perkosaan yang dilakukan tetangganya itu.

Loading...

Aksi bejat Bana terbongkar setelah Mutiara br Damanik mendengar gongongan anjing peliharannya. Curiga, remaja 17 tahun ini beranjak ke luar rumah mencari tahu penyebab anjingnya mengonggong.

Ketika itu, matanya melihat rumah S br Purba dalam keadaan gelap gulita. Di rumah itu, tinggal S br Purba dan ibunya yang sama-sama mengalami gangguan jiwa.

“Korban ini sudah lama puluhan tahun memang mengalami gangguan jiwa. Begitu juga dengan ibunya. Tapi, walau mengalami gangguan kejiwaan, ibunya masih bisa mencari nafkah untuk mereka berdua,” tutur salah seorang keluarga korban, Hotlan Purba (41) kepada metro 24.

Khawatir terjadi sesuatu, Mutiara mengambil telepon genggam (HP) androidnya dan mendatangi rumah korban. Ia pun menyalakan di HP dan menyenter ke dalam rumah melalui kaca nako yang pecah. Ia pun tersentak melihat pemandangan yang didapat. Saat itu, Bana terlihat sudah menelanjangi S br Purba.

Sontak Mutiara berteriak hingga mengundang perhatian warga. Sadar aksinya terbongkar, pelaku langsung melarikan diri sebelum warga semakin ramai berkumpul. Setelah mendengar cerita Mutiara, warga pun geram dan mencari keberadaan pelaku.

Karena terkunci, warga mendobrak pintu rumah pelaku. Meski dicari hingga ke asbes rumah, pelaku tak juga ditemukan. Namun warga menemukan baju yang dipakai pelaku saat berada di rumah korban. “Hal itu dibenarkan si Mutiara,” tambah Purba.

Tak puas, warga bersama kepala dusun melanjutkan pencarian hingga ke kediaman menantu pelaku. Ternyata pelaku bersembunyi di situ. Ketika itu pelaku bersedia dibawa asal oleh pangulu setempat.

Ternyata itu hanya alasan pelaku. Begitu warga pergi memanggil pangulu, pelaku juga melarikan diri dari belakang rumah. Hingga kini keberadaannya tak ada yang tahu. “Selama ini warga sudah menaruh curiga dengan pelaku. Beberapa saksi sering melihat pelaku keluar dari rumah korban saat malam hari,” beber Purba.

Setelah menggelar rapat, keluarga memutuskan melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Simalungun. Kedatangan mereka disambut langsung Kapolres Simalungun, AKBP Marudur Liberty Panjaitan. Laporan korban pun tercatat dengan nomor: STPL 91/VIII/2018/SU/Simal.

Menurut Purba, Kapolres Simalungun memastikan jika laporan korban menjadi prioritas. “Besok rencananya korban akan divisum di RSUD Djasamen Saragih,” pungkasnya.

Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP B Siburian yang dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan korban percobaan perkosaan oleh tetangganya. “Laporan sudah resmi kita terima. Saat ini kita masih melakukan lidik atas kasus ini,” ucap Siburian. (red)

Loading...