Gelapkan Mobil Rental, Dokter Cantik Divonis 2 Tahun

12

PN MEDAN-M24 | Memanfaatkan profesinya sebagai dokter, Riska Putriana sukses menipu Suprapto. Mobil Daihatsu Xenia korban digelapkannya dan digadai kepada orang lain. Namun, aksi dokter cantik ini terhenti setelah ditangkap polisi. Dia pun dijeblsokan ke penjara dan diadili.

Dalam sidang yang digelar di ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (5/9) sore, dengan Ketua Majelis Hakim, Sabarulina Ginting, Riska divonis selama 2 tahun penjara.

“Terdakwa dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 2 tahun dipotong masa tahanan,” ucap Majelis Hakim.

Selain dr Riska, Majelis Hakim juga membacakan vonis untuk rekannya Budi selaku penadah dan Mahyuzar selaku perantara. Keduanya divonis masing-masing selama 3 tahun dan 2,6 tahun.

Vonis ini sendiri lebih ringan 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Candra kepada masing-masing terdakwa. Menanggapi vonis tersebut, terdakwa Budi langsung mengajukan banding. Sedangkan Riska dan Mahyuzar menyatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui, dalam dakwaan JPU menyebutkan, perkara ini bermula pada Kamis 19 April 2018 lalu. Saat itu Riska merental mobil milik Suprapto selama satu hari dengan pembayaran sebesar Rp300 ribu. Riska merental mobil itu dengan alasan untuk keperluan transportasi mahasiswa kedokteran yang sedang koas.

Melihat pekerjaan Riska sebagai dokter membuat korban percaya. Tunggu punya tunggu mobilnya tak dikembalikan. Selanjutnya korban melapor ke kantor polisi sehingga sindikat pelaku penggelapan mobil inipun ditangkap. (ansah)

Loading...