Heboh! Katanya, AKP JAS Kena OTT Propam Poldasu

147

img_20161027_161122

M24.CO|BATU BARA

Pihak Mapolres Batu Bara saat mengetahui telah tersebar kabar bahwa Polseknya kini diduga telah melakukan pungli dan menerima sejumlah uang dari sala satu pengusaha SPBU nomer 14212295 yang ada di Pagurawan, Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, Batu Bara, pada Senin (24/10), sekira pukul 18.00 WIB sore itu, Mapolres tidak bisa berkomentar lebih, Kamis (27/10).

Kapolres Batu Bara AKBP Sangkan Bonaparte Silalahi SIK, yang saat dikomfirmasi melalui via selulernya, ternyata tidak bisa memberikan keterangan yang lebih atas hal tersebut.

“Saya masih belum tahu atas informasi ini pak, dan kalau bapak merasa informasi itu benar, coba bapak komfirmasi saja sama pihak SPBU nya, apakah benar informasi itu. Dan kalau bapak tanya sama saya, ok,, coba nanti saya akan cek dahulu”, pungkas Kapolres Batu Bara itu.

Setelah menyimak atas komfirmasi oleh Kapolres Batu Bara tersebut, wartawan tidak diam sampai disitu. Media ini juga berkomfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sumut, Rina Sari Ginting, melalui pesan singkat Whats App nya bahwa Kabid Humas itu sedang tidak bisa diganggu saat ini karena sedang berada di Jakarta itu.

“saya lagi Workshop di Jakarta”, singkat Rina Sari Ginting tersebut.

Seperti informasi yang dihimpum oleh M24.co, berdasarkan pengakuan narasumber yang tidak mau namanya ditulis cukup menerangkan kronologis atas peristiwa tersebut.

“waktu itu Senin (24/10) kurang lebih jam enam sore ada anggota SPBU berinisial YF, datang kerumah dinas Kapolsek memberi sesuatu yang disebut – sebut untuk biaya pengamanan. Usai pertemuan itu tidak beberapa lama datang tiga orang yang mengaku dari Poldasu ke SPBU meminta keterangan pada karyawan disana. Kemudian tiga petugas itu langsung menuju kerumah dinas Kapolsek menggunakan mobil Avanza dan membawa Kapolsek kedalam mobil Avanza itu”, kata narasumber itu.

Kabid Propam Kombes Pol Syamsul Lubis SH yang juga dihubungi oleh media ini tidak banyak berkomentar.”Sila tanyakan ke Kabid Humas saja, sebab seluruh informasi harus satu pintu. Saya hanya pemeriksaan di internal, untuk informasi kelur, itu kehumas saja”, terangnya. (Hari).

Loading...