Hore! AKP DS dan Anak Buahnya Ditahan Propam Polda Sumut

392

kasus-ell-copy

M24.CO|SIDIMPUAN

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Padangsidimpuan, AKP DS dan tiga anggotanya ditahan atas laporan pemerasan terhadap eks Ada Band, Eel Ritonga. Keempatnya ditahan selama 20 hari di sel tahanan Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut.

img_20161029_104654Propam Polda Sumut menahan Kasat Rekrim Polres Padangsidimpuan setelah menerima laporan dari eks Ada Band Eel Ritonga. Dalam menjalankan aksinya, AKP DS disebut-sebut tak sendiri, melainkan dibantu tiga anggotanya berinisial JH, IYH dan IS.

Menanggapi ada aksi pungutan liar, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan setelah dibentuknya tim, Kasat Reskrim Polresta Padangsidimpuan, AKP DS dan tiga rekannya sudah di dalam sel .

“Ya, sekarang keempat orang itu ada di Polda untuk mempermudah proses penyelidikan. Semuanya ada di lingkungan Propam untuk proses penyelidikan,” kata Kapoldasu, usai mengikuti Apel Kebangsaan dan Kesiapan Kontijensi di Wilayah Sumut di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (27/10) lalu.

Menurut Rycko, pemeriksaan itu menyangkut indikasi adanya upaya pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap mantan personel Ada Band, Eel Ritonga. “Kita periksa dulu, baru kemudian kita mengetahui apa sebenarnya yang terjadi,” ujar Rycko.

Mantan Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) yang kini berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini menyebut, dugaan pemerasan yang dilakukan keempat personel Polresta Padangsidempuan itu harus dibuktikan.

“Harus dibuktikan itu, ada atau tidaknya pemerasan yang dilakukannya,” pungkasnya.(Sabar)

Loading...