Hore! Kejari Belawan ‘Bidik’ Seklur Pulau Sicanang

328

M24.CO-BELAWAN

Dugaan ulah Sekretaris Lurah Pulau Sicanang, Kec Medan Belawan membuat masyarakat Berang. Pasalnya terlibat dugaan pungutan liar pengurusan surat tanah Prona masyarakat dengan embel-embel upeti.

Peristiwa terjadi di Lingkungan 3 sampai 16. Hasilnya, pihak Kejari Belawan melakukan pemeriksaan terhadap Seklur Pulau Sicanang, Selasa (4/10) sekira pukul 13.20 WIB

Keterangan yang dihimpun M24.CO,  sebelumnya Rabu (28/9) dugaan pungutan liar tersebut dilakukan sejumlah kepala lingkungan dengan membebankan biaya kepada warga, disebut-sebut mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta atau tergantung berapa luas tanah yang akan diterbitkan sertifikatnya atau tanda bukti hak atas tanah yang dimiliki.

Namun jelas sesuai informasi yang diperoleh masyarakat dalam atau untuk mengurus surat tanah terkait dengan program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tidak dilakukan pungutan terhadap masyarakat yang akan menerbitkan sertifikat atau tanda bukti hak atas tanah yang dimiliki.

Menyikapi keluhan masyarakat atas adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan sejumlah Kepling di Kelurahan Belawan Sicanang tersebut, pihak Kejari Belawan kemudian memanggil dan selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Kepling tersebut.

“Banyak Bang, tapi tidak tahu jumlah, mungkin belasan orang,” ujar salah seorang warga Sicanang Belawan yang ditanyai M24.CO hari ini.

Kajari Belawan, M Syariffuddin SH MH yang dikomfirmasi wartawan lewat telepon selulernya membenarkan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kepala lingkungan di Belawan.

Namun pihak Kejari Belawan belum bersedia menyampaikan keterangan secara rinci, berapa jumlah Kepling yang menjalani pemeriksaan tersebut sebab masih dalam proses lidik. Turut terkait pemeriksaan Sekretaris Lurah, pihak Kejari mengaku sedang melakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus tersebut. (Irul)

Loading...