Istri dan 2 Anak Butuh Makan, Pengangguran Curi Sawit

16

Pelaku dan barang bukti

SEI RAMPAH-M24 | Tragis memang hidup di jaman now. Agar bisa memenuhi kebutuhan hidup, kepala keluarga harus putar otak mati-matian. Sama seperti yang dilakukan Syahril (45) warga Dusun IV, Desa Kota Tengah, Kec Dolok Masihul, Sergai.

Biar dapurnya tetap ngepul dan anak istrinya bisa makan, dia pun mikir keras. Lantaran terus-terusan mentok, jalan ringkas pun ditempuhnya. Dia memilih ‘memanen’ sendiri tandan buah segar (TBS) sawit milik PT PP Lonsum. Sayangnya, ketika sedang menenteng 7 janjang TBS sawit di areal kebun Dusun VI, Desa Rambung Sialang, Kec Sei Rampah, Sergai, aksinya dipergoki Ahmad Yusuf (49) sekuriti kebun yang saat itu sedang melakukan patroli rutin.

Ketika ketahuan, ayah 2 anak ini sempat berusaha melarikan diri dengan meninggalkan sawit hasil jarahan. Takut si pencuri sawit majikannya kabur, Ahmad lalu memanggil petugas kebun lain. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Setelah terkepung, Syahril akhirnya memilih untuk angkat tangan.

Dia cuma bisa tertunduk lesu ketika ditangkap petugas kebun. Syahril lalu digiring ke pos pengamanan. Setelah diinterogasi, Syahril pun pasrah ketika digiring petugas kebun ke Mapolsek Firdaus, Kamis (13/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari tangan Syahril, petugas mengamankan barang bukti 7 janjang buah sawit serta pisau engrek. Kepada polisi, Syahril mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Pekerjaannya yang tidak jelas membuatnya nekat mencuri. Ketika ditanyai petigas, Syahril mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian sawit milik PT PP Lonsum. “Butuh uang untuk di rumah dan aku sudah beberapa kali melakukan pencurian sawit di daera itu,” ucap Syahril.

Kasubag Humas Polres Sergai, AKP Nellyta Isma kepada M24, Jum’at (14/9) mengatakan tersangka dan barang bukti telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. “Dari perbuatan palaku pihak perkebunan mengalami kerugian Rp210 ribu,” ucap Kasubag. (darmawan)

Loading...