Jangan Coba-coba Jadi BD Sabu, Nanti Akan Saya Rilis di Depan Ruang Jenazah Kata Kapoldasu

82

TUN-MEDAN|Di selah-sela pemusnahan puluhan kilo sabu dan juga narkoba jenis ganja dan ekstasi di depan gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Kapoldasu Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel kembali menebar ultimatum.

Ultimatum tersebut pun ditujukan kepada para bandar narkoba dan juga pengedar narkoba jika kembali berani bermain di wilayah hukum Polda Sumut. Tak tanggung-tanggun, Kapoldasu mengatakan sudah memerintahkan bawahan untuk menindak tegas para pengedar dan bandar.

“Hari ini saya kembali mengatakan kepada masyarakat, jangan coba-coba menjadi bandar ataupun pengedar. Nanti akan saya rilis di depan ruang jenazah,” ujarnya.

Maksut dari perkataan itu adalah seperti kejadian yang sebelum-sebelumnya. Dari 50 orang yang diamankan dari barang bukti yang dimusnahkan tadi, tiga orang di antara mereka tewas ditembak petugas.

“Narkoba ini merusak generasi kita. Jadi perlu dilakukan pencegahan dan pemberantasan. Dan itu semua bisa berjalan kalau semua instansi bekerja sama dan juga masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kapoldasu juga mengungkapkan pertemuannya dengan Pandam I/BB tadi pagi, dalam pertemuan itu, mereka termasuk membahas tentang pencanangan kampung bebas narkoba di Sumut. Siapa yang berani terlibat narkoba, akan diberi sanksi hukum dan juga sangsi sosial seperti diusir dari kampungnya sendiri.

Loading...