Jari Keriput Jadi Alat Pemuas, Kakek 70 Tahun Mangsa 2 Bocah

Di usia 70 tahun, otak Ngadimin masih saja ‘ngeres’ (baca: jorok). Saking tak mampu mengendalikan libido, dua bocah tetangga pun dicabuli dengan jarinya yang keriput.

PERCUT-M24 | Didampingi keluarganya, dua bocah mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (15/8) siang. Keduanya merupakan korban tindakan cabul Ngadimin, kakek berusia 70 tahun yang masih bertetangga dengan mereka di Jln Makmur, Desa Sambirejo Timur, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deliserdang.

Dituturkan kepada metro24, perbuatan bejat Ngadimin terungkap dari desas-desus yang sampai ke telinga Diana, Minggu (12/8). Kabarnya, di lingkungan mereka telah terjadi tindak cabul terhadap bocah perempuan.

Loading...

Korbannya, sebut saja Mawar (6). Pelakunya disebut Ngadimin, yang tinggal bersebelahan dengan Mawar. Perbuatan cabul itu terjadi di belakang cakruk (semacam joglo yang biasa digunakan untuk pos kamling). Lokasinya tepat di sebelah rumah pelaku.

Tiba-tiba, Diana teringat jika Mawar adalah teman bermain dan sebaya dengan putrinya, sebut saja Melati. Jantungnya pun berdegup kencang. Saat itu juga ibu anak tiga ini pulang ke rumah dan memanggil Melati.

Instingnya mengatakan telah terjadi sesuatu dengan si bungsu. Apalagi, Diana pernah melihat Melati kesakitan saat buang air kecil. Ia pun menanyakan apakah putrinya pernah diperlakukan tidak senonoh oleh Ngadiman yang dikenal sebagai Kakek Koramil.

Awalnya Melati tak bersedia menjawab pertanyaan mengenai kabar yang didengar ibunya itu. Namun, Diana tak berputus asa. Ia membujuk Melati dengan mengatakan akan diajak ke mall. Mendengar kata mall, mata Melati berbinar. Bocah berkulit hitam manis dan bertubuh montok ini pun mengakui pernah dicabuli pelaku.

Anak laki-laki Diana, sebut saja Roy (9), ikut nimbrung dan membenarkan pengakuan adiknya. Siswa sekolah dasar (SD) ini pun menceritakan peristiwa yang terjadi, Jumat (10/8). Sore itu, Roy dan adiknya bertemu dengan Kek Koramil di sekitar rumah pelaku.
Pelaku menawari mereka buah mangga dari pohon miliknya. Roy dan sang adik pun kegirangan. Kemudian, pelaku menyuruh Roy mencari galah untuk mengambil buah mangga dari pokoknya.

Dengan semangat, Roy pergi mencari galah. Tinggallah Melati dengan pelaku. Begitu Roy menjauh, pelaku langsung mengajak Melati bersembunyi ke belakang cakruk. Ternyata pelaku sudah punya rencana jahat. Yakin bila abang Melati lama baru kembali, pelaku langsung melancarkan aksi bejatnya. Ia membuka celana yang dikenakan Melati. Sejurus kemudian, pelaku memasukkan jari keriputnya ke kemaluan korban.

Saat asyik memainkan jarinya, tiba-tiba terdengar suara Roy memanggil-manggil nama adiknya. Terlambat, Roy yang tiba di belakang cakruk memergoki pelaku menarik jarinya dari kemaluan korban dan langsung menaikkan celana sang adik.

Roy juga sempat mendengar pelaku meminta agar korban tidak cerita kepada ibunya. Mirisnya, janji pelaku memberi keduanya buah mangga tak dipenuhi. Akhirnya Roy dan korban pergi meninggalkan pelaku. (baca: 2X Duda, Kek Koramil Dikenal Genit)
“Ternyata bukan hanya anak tetangga itu yang jadi korban. Anak saya juga. Peristiwa itu sudah kami laporkan ke polsek. Anak saya dan korban satu lagi sudah divisum di Rumah Sakit Pirngadi. Ini kami sedang menunggu hasilnya,” beber Diana saat ditemui di kediamannya, Selasa (14/8) malam.

Setelah peristiwa itu dibawa ke ranah hukum, ungkap Diana, salah seorang anak pelaku datang ke rumahnya. Meminta berdamai. Namun, tawaran itu langsung ditolak Diana dan suaminya.
“Mana mungkin kami berdamai. Kabarnya si pelaku tidak lagi berada di rumah,” bebernya.

Sepertinya pembicaraan metro24 dengan Diana didengar ayah korban. Pria bertubuh kurus tinggi keluar dari dapur rumah langsung menghardik istrinya. Meminta Diana tidak membicarakan peristiwa yang dialami putrinya kepada awak media.
“Ibu bicara, sama aja ibu memberitahukan kepada wartawan. Soalnya ini aib kita Bu,” tutur ayah korban.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Percut, Iptu MK Daulay yang dikonfirmasi metro24, Rabu (15/8) mengaku berjanji memeriksa laporan cabul terhadap anak bawah umur itu. “Saya baru tahu darimu (metro24). Kayaknya mereka baru membuat laporan, nanti pasti saya cek,” ungkapnya. (irwan)

Loading...