Jaringan Sabu Kota Medan Disikat di Serbelawan

17

SIMALUNGUN-M24 | Jaringan atau sindikat sabu dari Kota Medan disikat petugas Reskrim Polsek Serbelawan. Dari tangan tersangka, petugas menemukan tumpukan klip sabu yang tersimpan di dalam tas.

Jaringan ini diduga adalah sindikat pengedar sabu antar kota. Terungkapnya jaringan ini setelah petugas mendapat informasi bahwa ada anggota sindikat yang memikul sabu dari Medan menuju Simalungun menggunakan angkutan umum.

Kapolsek Serbelawan, AKP Leston Siregar mengatakan pihaknya menangkap Muhammad Dody Prayoga alias Dody (23) warga Simpang Mangga Atas, Kec Bandar, Kab Simalungu, Minggu (29/7) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Dia menambahkan, malam itu tersangka Doddy ditangkap di Jln Umum Timbangan Simpang Dolok Merangir, Kec Dolok Batu Nanggar, Kab Simalungun dari atas angkutan umum.

“Tim kita menerima informasi dari seseorang jika tersangka Dody akan segera tiba dari Kota Medan membawa narkotika jenis sabu. Tersangka menumpangi angkutan umum. Saat itu, kita langsung bergerak cepat ke Simpang Timbangan Dolok Merangir bersama Kanit Reskrim untuk melakukan penangkapan,” terang Kapolsek kepada wartawan.

Benar saja, saat angkutan yang dimaksud tiba di Simpang Timbangan, petugas pun langsung melakukan pemeriksaan. Karena sudah mengetahui ciri-ciri tersangka, polisi dengan mudah meringkus Dody yang masih berada di dalam angkutan umum.

“Waktu kita lakukan penggeledahan dari dalam tas ransel warna hitam ditemukan barang bukti 5 bungkus plastik kecil diduga berisi sabu paket Rp150 ribu, 80 plastik kecil kosong warna putih bening dan 1 bungkus kosong rokok Magnum,” jelasnya.

Kepada petugas, Dody mengaku membeli dari D, bandar sabu yang disebutnya tinggal di sekitaran Terminal Sambu Kota Medan. “Katanya, tersangka sudah dua kali membeli paket narkotika jenis sabu dari bandar itu. Guna penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum kita, Dody bersama barang bukti telah kita amankan ke Mako Polsek Serbelawan,” pungkasnya. (john)

Loading...