Kakek Bercucu 4 Mainkan ABG 2 Kali di Pohon Pisang

452
pelaku sudah diamankan di polsek sunggal (M24.co/robet)

M24.co-Medan

pelaku sudah diamankan di polsek sunggal (M24.co/robet)
pelaku sudah diamankan di polsek sunggal (M24.co/robet)

Soal arus bawah perut, Wandi Siahaan (59), gak mau ketinggalan. Buktinya, meski sudah bercucu 4 masih saja doyan sama Anak Baru Gede (ABG). Akibatnya karyawan klening service di sekolah ternama ini harus berurusan sama polisi.

Kini warga Jalan Banten Baru Gang  ST Thomas, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Dali Serdang itupunn sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsekta Medan Sunggal.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri  melalui Panit Idik II Reskrim, Ipda Martua Manik, memaparkan, tersangka diamankannya berdasarkan laporan GLA (17) warga Jalan Banten Gg. Thomas 2, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Tertuang dalam nomor laporan : LP/880/VIII/2016/SPKT Polsek Sunggal, Tanggal 10 Agustus 2016.

“Kita telah mengamankan seorang pelaku pencabulan atas laporan korbannya, dimana pengkuan korban bahwa dirinya kerap dipeluk oleh tersangka. Merasa keberatan dengan perbuatan itu, didampingi ibunya membuat laporan,”kata Martua.

Terkuaknya aksi bejat kakek 4 cucu ini berawal dari informasi yang diperoleh oleh ibu korban, Jum’at (5/8/2016) lalu. Katanya, korban kerap dipeluk oleh tersangka. Hingga akhirnya ibu korban menginterogasi korban atas informasi tersebut.

Akhirnya, korban buka-bukaan atas kejadian memilukan itu kepada ibunya. Tidak hanya dipeluk, korban mengaku telah digagahi tersangka di bawah pohon pisang dekat kandang ayam yang tak jauh dari rumah tersangka sebanyak 2 kali.

Bak di sambar petir, ibu korban sontak kaget. Selain di dekat kandang ayam, korban juga mengaku digagahi tersangka sebanyak 2 kali dirumahnya.

Puas dan geram mendengarkan pengkauan korban, didampingi ibunya, korban membuat laporan resmi ke Polsek Sunggal.

Keesokan harinya, mendengar informasi bahwa tersangka hendak melarikan diri, membuat keluarga korban mengambil inisiatif untuk langsung menangkap tersangka dan memboyongnya ke Mapolsek Sunggal agar dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kepada ibunya, korban mengaku telah 4 kali digagahi, dua kali didekat kandang ayam dan dua kali lagi dilakukan tersangka dirumahnya. Setelah membuat laporan, karena mendapatkan informasi bahwa tersangka akan melarikan diri, pihak keluarga korban langsung mengamankannya dan memboyongnya ke Mapolsek Sunggal,” terang Martua. (robert)

Loading...