Kejatisu Mendalami Keterlibatan Petinggi Bank Sumut

417

Pasca Dirut Dan Direktur Pemasaran Diperiksa Maraton

bankM24.co-MEDAN

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan lima tersangka dan menahan dua diantaranya terkait dugaan korupsi pengadaan 294 kendaraan operasional Bank Sumut senilai Rp 18 Miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.

Kini tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut terus mendalami penyidikan dengan memeriksa secara marathon Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut, Edie Rizlianto dan Direktur Pemasaran Ester Junita Ginting pekan lalu.

“Kita mendalami penyidikan kasus dugaan korupsi di Bank Sumut, kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” kata Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus Kejati Sumut, Iwan Ginting, Minggu (14/8/2016).

Disinggung, kerapnya penyidik memanggil dan memeriksa Dirut Bank Sumut, Edie Rizlianto dan Direktur Pemasaran Ester Junita Ginting. Dan pekan lalu, kembali dipanggil dan diperiksa, ada kemungkinan keterlibatan petinggi Bank Sumut. Iwan mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus.

“ Kita terus mendalami keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini. Sudah ditetapkannya 5 tersangka, artinya bukan selesai penyidikan. Semua masih proses, bukan hanya berhenti pada lima tersangka itu saja. Penyidik tidak bisa berandai-andai soal ada kaitannya 5 tersangka dengan Dirut Bank Sumut dan Direktur Pemasaran diperiksa ,” terangnya.

Soal tiga tersangka yang mangkir dipanggil sebagai tersangka sebanyak 3 kali. Iwan mengatakan, pihaknya berencana memanggil kembali ketiga tersangka tersebut. Jika ketiganya datang, tim penyidik telah mempersiapkan beberapa pertanyaan seputar kesulitan para tersangka memenuhi panggilan tim penyidik.

Ketiga tersangka, yakni Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut, Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama, Haltatif

Sedangkan dua tersangka yang sudah ditahan di Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan  yakni Mantan Direktur Operasional Bank Sumut M Yahya, dan mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut M Jefri Sitindaon

Seperti diberitakan sebelumnya, Dugaan korupsi proyek pengadaan kenderaan operasional dinas di Bank Sumut, senilai Rp 18 miliar, yang bersumber dari RAK tahun 2013. Dimana, dalam penyidikan tersebut, penyidik Kejati Sumut mengusut kasus dugaan korupsi di Bank berplat merah itu, pada pengadaan kenderaan operasional sebanyak 294 unit.

Dari 294 unit kenderaan bermotor, terdapat 6 jenis mobil mewah dalam pengadaan kendaraan dinas itu, yakni Camry, Pajero Sport, Innova, Toyota Rush, Avanza dan Xinea.(red)

Loading...