Kejatisu Pelajari Berkas Terkait Kasus Dugaan Penyerbotan Tanah Oleh Kodrat Shah

60

RIVAN-MEDAN | Untuk kedua kalinya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Poldasu, melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penyerobotan lahan PT Mandiri Makmur Lestari (MML) yang dilakukan tersangka Kodrat Shah.

Saat ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) tengah mempelajari secara mendalam kasus tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu Sumanggar Siagian SH kepada wartawan, dirinya menyebutkan berkas yang dilimpahkan untuk kedua kalinya ke jaksa sedang dalam tahap penelitian secara mendalam oleh jaksa peneliti Kejatisu.

“Saat ini berkas tersebut dipelajari secara mendalam terkait berkas yang telah kembali diberikan penyidik Ditreskrimum Poldasu. Sebelumnya Kejatisu mengembalikan berkas karena belum lengkap disertai dengan petunjuk yang ada,” ujar Sumanggar kepada wartawan, Rabu (26/4/2017).

Menurut Sumanggar, berkas tersebut kembali di limpahkan penyidik Ditreskrimum Poldasu pada 10 April 2017 lalu. Saat ini berkas tersebut dalam tahap penelitian oleh jaksa peneliti Kejatisu.

Dikatakan, pelimpahan tahap pertama dilakukan pada 6 Februari 2017 lalu, sesuai surat Direktur Dit Reskrimum Polda Sumut dengan nomor : B/169/II/2017 Dit Reskrimum.

Lanjut Sumanggar, pelimpahan berkas perkara tersebut setelah jaksa peneliti Kejatisu menyurati dengan P20 (menanyakan perkembangan perbaikan berkas dengan petunjuk dari jaksa).

sebelumnya, berkas perkara salah satu ketua organisasi kepemudaan masih terdapat kekurangan pada materi penyidikan dan harus dilengkapi kembali oleh penyidik Polda Sumut.

Diketahui, Kodrat Shah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyerobotan lahan sekira 6,8 hektar di Seruwai, Medan Labuhan, Kota Medan, yang dilaporkan oleh PT MML. Penyidik Ditreskrimum Poldasu menetapkan status tersangka Kodrat Shah usai melakukan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri.

 

Loading...