Ketangkap Maling Betor, 2 Tukang Botot Ampun-Ampun Dimassa

14

MEDAN AREA-M24 | Sempat kabur terbirit-birit lantaran tepergok dan diteriaki maling becak bermotor (betor), dua tukang botot (pengumpul barang bekas, red) akhirnya tak berkutik. Kedua pelaku bahkan nyaris diamuk massa di Jln Pasar Merah Gg Perisai Pribumi VII, Medan Denai, Jumat (7/9) sekira pukul 14:00 WIB.

Kedua pelaku Rendi (27) warga Jln Bromo Gg Panjang dan Dody (41) warga Jln Bromo Gg Pukat, Medan Denai, buru-buru minta ampun mengiba kepada warga. Alhasil warga menyerahkan kedua tukang botot kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat dan diteruskan ke polisi.

Info dihimpun metro24 di Kepolisian, kedua pelaku tertangkap basah mencuri betor milik Rukimin alias Boret (40) warga Jln Garu II, Kel Arjosari, Medan Amplas. Saat itu, Boret sedang membuat kandang ayam di rumah Rizal (40). Sedangkan betornya diparkir di depan rumah si toke ayam.

Tak lama datang dua pria dengan berkendara betor barang. Dasar tukang botot, pantang melihat barang nganggur, mau main sikat saja. Begitu pula yang dilakukan kedua pelaku Rendi dan Dody.

“Memang situasi sedang sepi. Salah seorang pelaku diam-diam menyorong betor korban. Namun, aksi pelaku keburu dipergoki warga. Kedua pelaku langsung diteriaki maling,” papar Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang, saat dikonfirmasi metro24.

Dengar teriakan maling, Boret pun bergegas keluar. Apalagi saat tahu betronya yang dimaling, Boret ikut mengejar pelaku. Kedua pelaku akhirnya tertangkap warga dan digebuki sampai minta ampun. “Untung cepat diamankan Kepling ke rumah warga. Selanjutnya, kedua pelaku diboyong petugas ke Mapolsek Medan Area,” bilang Boret menimpali.

Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. “Awalnya kami gak ada niat mencuri. Kami cuma mau cari barang bekas. Tapi pas lihat betor diparkir tanpa ada pemiliknya niat mencuri tiba-tiba muncul,” kilah Rendi di hadapan petugas.
Sementara Kapolsek Medan Area menegaskan, kedua pelaku saat ini dalam proses penyidikan dan dijebloskan ke sel tahanan. Sedangkan untuk barang bukti sudah diamankan. Begitu pula laporan pengaduan korban, sedang diproses penyidik,” tukas Kompol Jersi Girsang. (wandi)

Loading...