Klien Dituntut 3 Tahun, Kuasa Hukum Fadlhun Siapkan Pledoi

6

MEDAN-M24 | Fadlhun Djamali, terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp1,4 miliar, dituntut 3 tahun penjara, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (6/9) siang.

“Menuntut terdakwa Fadlhun Djamali dengan hukuman pidana 3 tahun penjara,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarjani Sianturi SH, dari Kejari Medan.

Dalam tuntutan yang dibacakan didepan majelis hakim yang diketuai Richard Silalahi, JPU mengatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar dakwaan pertama yakni pasal 378 yang dengan tipu muslihatnya menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang.

Menurut JPU, hal yang memberatkan adalah terdakwa belum berdamai dengan korban, terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan dan akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian materil. Dan yang meringankan, terdakwa sebelumnya tidak pernah dihukum.

Atas tuntutan itu, tim kuasa hukum terdakwa akan mengajukan nota pembelaan (pleidoi). “Pleidoi akan kami ajukan pada sidang selanjutnya,” ujar kuasa hukum terdakwa Zenuddin Herman SH dan Zulfikar SH.

Seusai sidang, Kuasa Hukum Fadlhun mengatakan bahwa jaksa terlalu memaksakan tuntutannya. Fakta-fakta persidangan menurutnya tidak bisa membuktikan tuduhan tersebut.

“Tuntutan jaksa terlalu dipaksakan. Kita lihat saja nanti pembelaan kami,” kata Zenuddin.

Sementara itu, jalannya persidangan ini sendiri menjadi perhatian para pengunjung di PN Medan. Pasalnya, belasan anggota salah satu Ormas Islam memadati ruang sidang.

Bukan hanya itu, belasan massa yang datang juga sempat menyoraki terdakwa saat akan dibawa ke ruang tahanan. Ini jelas menarik perhatian pengunjung sidang. (donny)

Loading...