Kok Bisa Kejari Simalungun Hentikan Kasus Raskin Bahtobu. Ini Jawabannya…

738

M24.CO-SIMALUNGUN

Setelah mengetahui tidak ditemukan kerugian negara, pihak penyidik khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun menghentikan kasus beras miskin (raskin) di Nagori (desa) Bahtobu, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

“Setelah kita teliti secara cermat, tidak ditemukan adanya kerugian negara dalam kasus raskin Nagori Bah Tobu. Bahkan kasus ini sudah kita ekspos sampai ke Kejaksaan Agung, dan pihak Kejagung sependapat dengan kita,” ujar Kepala Kejari Simalungun, Irvan SH kepada M24.CO di kantin Kejari itu, Senin (1/8) pukul 11.30 Wib.

Penjelasan Kajari Simalungun ini diucapkan menanggapi pertanyaan Direktur Eksekutif Komid Tipikor, Randi H.Tampubolon selaku LSM Pendamping Pangulu (Kepala Desa) Bahtobu, Sumarni yang pada 2014 dilaporkan dalam kasus raskin oleh beberapa warga desanya. Kesempatan itu, Kajari didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Parada Situmorang SH.

Loading...