Komplotan Maling Lembu di Karo Dibongka

Ketiga tersangka diapit polisi

KARO-M24 | Komplotan maling lembu di Karo dibongkar petugas Polsek Simpang Empat, Senin (8/10) sekira pukul 02.00 WIB. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga orang.

Ketiganya adalah Ponidi (36) warga Dusun VIII Karang Gading, Kec Labuhan Deli, Deliserdang, Sugianto (53) warga Dusun I Simpang Trans Secanggang, Stabat Kab Langkat dan Legianto (38) warga Dusun 2 Kota Lama II, Langkat.

Kapolsek Simpang Empat AKP Nazrides Syarif didampingi Kanit Reskrim Ipda Solo Bangun kepada M24, Selasa (9/10) penangkapan itu berdasarkan laporan yang tertuang dalam LP: No. LP. 814/X/2018/SU/Res Tkaro/Sektor Simpang Empat tertanggal 4 Oktober 2018 dan pelapor Pulung Sembiring, warga Desa Sukanalu Teran, Kec Naman Teran Karo. Pulung melaporkan bahwa 5 ekor lembunya telah hilang dari kandang.

Loading...

Petugas yang melakukan penyelidikan kemudian meringkus Ponidi. Kepada petugas, Ponidi mengaku bahwa Sugianto ikut dalam komplotan itu. Dari pengakuan ini petugas menangkap Sugianto dan menyusul Legianto.Solo Bangun melanjutkan, pihaknya sedang melakukan pengembangan. Karena 4 ekor lembu milik Pulung masih hilang.
“Barang bukti seekor lembu yang disita dari penadah telah kita titipkan kepada pemiliknya untuk diangon. Karena di Polsek tidak ada yang angon,” kata Solo Bangun.

Sementara itu, ketiga tersangka saat ditemui M24 menuturkan, awalnya pria berinisial B menemui Sugianto. Lalu menyuruh lembu yang dicurinya untuk diangon. Sugianto menolak dan menawarkan lembu itu kepada Legianto untuk diasuh.Legianto menerima tawaran dari B. Legianto menjual lembu itu kepada Ponidi Rp14 juta. Hasil penjualan mereka bagi bagi.
“Karena lembu itu saya beli dari Legianto dan bermasalah, maka saya terlibat sebagai penadah curian lembu,” kata Ponidi. (herlin)

Loading...