Kreta Bodong tak Terjual Ortu Batal Berobat

PERBAUNGAN-M24 | Rencana tinggallah rencana, tetapi keputusan tetaplah berada di tangan yang maha kuasa. Setidaknya seperti itulah yang bisa digambarkan atas kehidupan Dedi Suprianto alias Dedi (22). Niat hatinya membawa berobat orang tuanya sunggu mulia, tapi sayang, jalan yang ditempuh memperoleh uang salah.

Karena butuh uang untuk berobat orang tuanya, warga Dusun II Desa Ara Payung, Kec Pantai Cermin, Sergai ini manut saja ketika disuruh menjualkan kreta bodong. Ujungnya si pembeli yang merasa tertipu membuat laporan ke ke Polsek Perbaungan, Jumat (5/10) sekira pukul 21:00 WIB.

Cerita yang didapat M24, waktu itu Dedi datang ke sebuah warung kopi di Dusun I Desa Lubuk Rotan, Kec Perbaungan dengan mengendarai Yamaha Jupiter Z BK 2139 KK.
Di warung itu dia bertemu dengan Sutrisno (48) warga Dusun II Desa Lubuk Bayas, Kec Perbaungan, Sergai. Cerita punya cerita, Dedi pun mencoba menawarkan kretanya yang dibawanya itu ke Sutrisno.

Loading...

Setelah panjang lebar, Sutrisno tertarik dengan kreta itu. Dia lalu menanyakan kelengkapan surat-suratnya, Dedi beralasan surat kreta tinggal di rumah jika dipanjar Rp 1 juta ia akan mengambil surat kreta tersebut. Sutrisno yang curiga itu diam-diam melaporkan ke Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Iptu M Tambunan. Dapat laporan dari Sutrisno, Kanit langsung turun ke lokasi.

Ketika dipegang petugas, Dedi tampak seperti orang linglung. Sama petugas, dibilangnya kalau kreta itu milik rekannya Wak Ye warga Desa Ara Payung. Katanya sama polisi, Wak Ye yang menyuruhnya untuk menjualkan kreta itu. Dedi lalu diboyong petugas untuk menjumpai Wak Ye. Sayang, Wak Ye tidak berhasil ditemukan. Selanjutnya, Dedi bersama kreta tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Perbaungan.

Di Polsek, Dedi mengaku butuh uang untuk membawa ibunya berobat hingga dia menuruti permintaan Wak Ye untuk menjualkan kreta bodong tersebut. “Aku disuruh kawanku menjualkan kreta itu. Aku jumpa kawan ku itu di warung dan aku tawari sama Sutrisno yang awalnya sudah janjian kami aku tidak tahu kalau kreta itu bodong,” kilah Dedi.

Kanit Reskrim, Iptu M Tambunan kepada M24, Sabtu (6/10) mengatakan tersangka dan barang bukti kini masih diamankan dan masih dalam pemeriksaan. “Tersangka masih dalam pemeriksaan kreta diduga hasil curian ini juga kitamankan,” ucapnya. (darmawan)

Loading...