Lagi gendong anak, warga Tembung ditikami tetangga

13

PERCUT-M24 |Hanafi (27) mendapat 20 luka tikaman. Ia dihajar tetangganya Sultan. Penikaman terjadi ketika Hanafi masih menggendong anaknya yang berusia 2 tahun.

Peristiwa itu terjadi di rumah Hanafi kawasan Pasar 3 Datuk Kabu, Desa Tembung, Percut Sei Tuan, Rabu (4/7). Hanafi, yang telah punya 3 anak hanya tinggal berdua saja bersama anak keduanya. Anggota keluarganya yang lain sedang menghadiri acara kerabat mereka.

Ketika berjalan menuju empat pintu rumah sewa milik keluarganya, dia melihat Sultan tetangganya sedang mengendap-endap. Padahal akses rumah sewa yang berada di samping rumah mereka itu tertutup kecuali untuk penghuni rumah sewa.

“Ngapain kau di sini,” tegur Hanafi pada Sultan. Mendengar itu, Sultan pulang ke rumahnya. Tak berapa Sultan datang lagi menemui Hanafi. Kali ini dia membawa pisau. Di belakang Sultan ada ibunya Ani.

Tiba-tiba Sultan menikamkan pisau ke tubuh Hanafi. Sekuat tenaga Hanafi coba menghindarkan anaknya dari senjata tajam itu. Ia menjadikan tangannya sebagai tameng. Akibatnya, tangan kirinya terluka.

Hanafi melepaskan anaknya dari gendongannya. Sultan segera menikami Hanafi. Lagi-lagi Hanafi menangkis dengan tangannya.

Melihat hal itu, Ani bukan melerai. Dia justru memegangi tangan Hanafi dari belakang. Alhasil dengan leluasa Sultan menikami Hanafi. Kali ini tangan kanannya terluka.

Karena darah mulai bercucuran, akhirnya Hanafi terjatuh ke tanah. Sultan kembali menikamkan pisaunya ke kaki kiri bagian lutut Hanafi. “Jangan macam macam kau!! Aku sudah banyak bunuh orang,” kata Sultan diulang Hanafi kepada wartawan ketika ditemui di Polsek Percut Sei Tuan, Selasa (10/7).

Saat itu dia dibawa warga lainnya ke RS Muhammadiyah Mandala. Karena lukanya parah, Hanafi dirujuk ke RS Haji Medan.

“Aku mengalami 20 jahitan. Kabarnya pelaku dan keluarganya pada malam kejadian itu langsung pindah, tapi saya tau kemana pindahnya,” kata Hanafi yang masih menggunakan perban masuk ke ruang penyidik.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan sedang meminta keterangan korban dan saksi terkait peristiwa itu. (irwan)

Loading...