LHP BPK TA 2015, Dinas Perkim Medan Diduga Rugikan Negara Rp 813.638.803

384
Kasubsi Humas Kejatisu Yosgernold Tarigan saat menemui pengunjukrasa

Demo Mahasiswa di Kejatisu 

 

Kasubsi Humas Kejatisu Yosgernold Tarigan saat menemui pengunjukrasa
Kasubsi Humas Kejatisu Yosgernold Tarigan saat menemui pengunjukrasa

M24.co-MEDAN-

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) RI perwakilan Sumatera Utara Tahun Anggaran (TA) 2015. Dinas Perumahan dan pemukiman (perkim) Kota Medan diduga telah merugikan negara senilai 813.638.803.

Kerugian negara dan daerah itu, atas temuan dugaan tindak pidana korupsi terdiri dari 10 paket proyek di Dinas Perkim Kota Medan.

Ini disampaikan, puluhan massa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan pemuda (AMP) Kota Medan yang menggelar demo di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Jalan AH Nasution Medan, Kamis (4/8/2016).

Dalam tuntutannya, massa AMP Medan melalui kordinator aksinya, A Sebastian menyatakan, dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan daerah, adalah hasil dari LHP BPK perwakilan Sumut tahun 2015.

“ Dari hasil LHP BPK tersebut, ada 10 paket proyek di Dinas Perkim Medan yang sudah merugikan negara Rp 813.638.803. Dalan laporan dugaan korupsi di Dinas perkim Medan tersebut sudah kita sampaikan ke Kejatisu untuk diusut,” kata Sebastian.

Tambahnya, tindak pidana korupsi diduga dilakukan Kepala Dinas Perkim Kota Medan, Gunawan Surya Lubis dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Perkim Medan serta kontraktor proyek sudah melanggar peratutan dan perundang-undangan.

“ Kami meminta kepada Kejatisu untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Perkim Medan. Dan meminta panggil dan periksa serta tangkap, Kepala Dinas perkim Medan, Gunawan Surya Lubis, PPK dan kontraktor proyek,” tegas Sebastian.

Menanggapi tuntutan pengunjukrasa, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri melalui Kasubsi Yosgernold Tarigan menyatakan, pihaknya akan menyampaikan ke pimpinan untuk dipelajari lap[oran yang telah disampaikan.

“ Kita siap untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Perkim Kota Medan. Jika ada dugaan tersebut, kita siap panggil dan periksa pejabat terkait dan pihak yang terlibat. Jika ada bukti, kita akan tetap tersangkanya,” terang Yos.

Sebelum menutup pernyataannya, Yos sempat menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang telah melaporkan dugaan korupsi di Dinas Perkim Medan. “ Kami harapkan, masyarakat, mahasiswa  bisa membantu dan bekerjasama dengan kejati Sumut untuk mengungkap adanya dugaan korupsi.(red)

Loading...