Lima Pelaku Pembunuh Sadis Dua Petugas Pajak Sibolga Diserahkan Ke Jaksa

291
Agusman Lahagu
salahsatu pembunuh AL alias Ama Tety Lahagu

M24.co-MEDAN-

Berkas lima tersangka pembunuh sadis dua petugas pajak, Parada Toga Siahaan (30) dan Sozanolo Lase (35) saat menagih tunggakan pajak dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sitoli, Senin (8/8/2016).

Tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Gunung Sitoli juga telah menerima limpahan berkas dan lima tersangkanya dari pihak kepolisian.

Ini disampaikan, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri didampingi Kasubsi, Yosgernold Tarigan, Rabu (10/8/2016) di kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution  Medan.

Dikatakan Bobbi, pada berkas diketahui lima tersangka dan terdapat 22 item barang bukti pada kasus pembunuhan terhadap dua petugas pajak dari Kantor Pajak Pratama Sibolga.

“Berkasnya sudah dinyatakan lengkap atau P21 dan kelima tersangka pembunuhan yang terbilang sadis tersebut adalah masing-masing Agusman Lahagu alias Ama Tety dan empat anggotanya berinisial AZ, DL, MG, dan BL. Mereka diserahkan setelah menjalani proses penyidikan di Polres Nias selama 118 hari,” ujar Bobbi.

Tambahnya, setelah tim JPU memastikan berkas penyelidikan dari penyidik Polres Nias lengkap, maka selanjutnya Kejaksaan juga telah menerima para tersangka berikut barang bukti dari pihak penyidik.

Sebelum berkas dinyatakan lengkap, Bobbi mengatakan, pihak tim JPU Kejari Gunung Sitoli sudah melakukan proses penelitian berkas. Dan sebelumnya pihak Kejaksaan telah diundang penyidik untuk menyaksikan rekonstruksi ulang proses pembunuhan.

Lanjut Kasi Penkum dan Humas, Kejaksaan dalam beberapa hari kedepan akan melimpahkan berkasnya ke Pengadilan Negeri Gunungstoli,”jelasnya.

Seperti diketahui, AL alias Ama Tety Lahagu dan kawan-kawan membunuh dua petugas pajak dari Sibolga atas nama Parada Toga Fransriano Siahaan (30) dan rekannya, Sozanolo Lase (30) pada 12 April 2016 di halaman rumah tersangka.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya, pihak Kanwil Direktorat Jendera Pajak (DJP) Sumut II telah menyita harta benda milik Agusman Lahagu alias Ama Tety (45). Harta benda yang disita yakni rumah kediaman tersangka, dua unit ruko, gudang usaha, truk Mitsubishi BK 8878 TE dan mobil Mitsubishi Mirage BB 416 TA.

Selain menyita harta benda dan aset bergerak milik Agusman Lahagu, pihak Dirjen Pajak juga sudah memblokir rekening milik tersangka untuk menutupi tunggakan pajak senilai Rp 14,7 miliar. Namun demikian, nominal dari seluruh benda sitaan tersebut belum dikalkulasi.(red)

Loading...