Maling bonyok dimassa usai sejam berondok di semak-semak

LABUHAN-M24 | Ketahuan mencuri kreta, Ramadan (28) berondok di semak-semak untuk menghindari amukan massa. Sejam bersembunyi, Ramadan menampakkan diri. Seketika dia disambut massa dan dihajar hingga wajahnya bonyok.

Pemuda yang tinggal di Perumahan TKBM Sei Mati Blok F, Kel Sei Mati, Kec Medan Labuhan, tertangkap mencuri kreta jenis Honda Vario 125 warna putih BK 4295 AFP di kawasan Jln RPH, Gg Musolah, Ling 9, Kel Mabar, Kec Medan Deli, Sabtu (14/7) pukul 09.00 WIB.

Keterangan dihimpun M24 di Polsek Labuhan. Kreta tersebut milik Nanda Iswan (31). Saat itu kreta diparkirkannya di teras rumah dalam kondisi sedang memanaskan mesin. Tiba-tiba korban mendengar ada suara orang masuk ke teras rumahnya. Disusul kreta miliknya hendak dibawa kabur. Korban meneriaki pelaku maling.

Loading...

Puluhan warga yang mendengar teriakan korban, berupaya mengejar pelaku yakni Ramadan. Dia saat itu bersama temannya Anto. Mereka sebenarnya sudah bisa kabur. Lalu memutuskan berhenti di simpang jalan yang berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Kreta yang dicuri ditinggalkan di tepi jalan raya.

Ramadan memilih sembunyi di semak-semak di sekitar lokasi. Warga terus menunggui pelaku keluar dari persembunyiannya. Rupanya Ramadan tak tahan juga setelah satu jam sembunyi. Dia keluar dari semak-semak dan berlari ke ke jalan raya. Massa yang sudah lama mengintai menyergapnya.

Ramadhan diboyong ke tanah kosong. Dia jadi bulan-bulanan massa. Untung saja petugas Polsek Medan Labuhan tiba di lokasi. Ramadan yang kondisi wajahnya sudah bonyok, diboyong ke puskesmas.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon melalui Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan dikomfirmasi mengatakan bila kondisi luka pelaku sudah lebih baik, pihaknya akan melakukan proses hukum.
Sementara itu Ramadan mengaku dirinya hanya diajak oleh temannya yang kabur dari kejaran massa. (mag1)

Loading...