Mantan Gubsu Gatot Sidang di PN Medan

387

M24.CO-Medan

Hari ini, Senin (1/8/2016), mantan Gubernur Sumatera Utara menjalani sidang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, di Medan untuk perkara dugaan korupsi penyaluran dana hibah dan bantuan sosial tahun 2013.

“Sidang perkara tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian”,kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Bobbi Sandri di Medan, Minggu (31/7/2016). Bobbi menambakan, mantan orang nomor satu di Sumut tersebut, akan menghadapi sebelas Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“JPU tersebut berasal dari Kejaksaan Agung, Kejati Sumut, dan Kejaksaan Negeri Medan”,tambah Bobbi. Pelimpahan berkas perkara kasus korupsi Gatot Pujo Nugroho sudah diterima PN Medan, Jumat, (22/5) dari Kejaksaan Negeri Medan.

Pengadilan Medan telah menetapkan majelis hakim untuk perkara tersebut. Kejagung menetapkan tersangka terhadap Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Kesbangpol Linmas Provinsi Edi Sofyan dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana hibah serta bantuan sosial tahun 2013.

Edi Sofyan telah dihukum 5 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Medan, dalam kasus korupsi penyaluran dana hibah serta bantuan sosial tahun 2013 senilai Rp1,1 miliar dan membayar denda Rp200 juta.

Gatot Pujo Nugroho dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah melalui UU Nomor 20 Tahun 2001.

Pengenaan tersangka terhadap Gatot, karena tidak menyerahkan kepada SKPD untuk melakukan evaluasi pada saat penyaluran dana hibah dan bantuan sosial Pemprov Sumut.

Kerugian akibat penyaluran dana hibah dan bansos tersebut, diperkirakan mencapai Rp1,6 miliar dari total anggaran sebesar Rp2,1 triliun. Dalam kasus dana bansos itu, Kejagung telah memeriksa 274 saksi. (kini/red)

Loading...