Membunuh di Asahan, Ucin Cilak Ditembak di Medan Sunggal

KISARAN-M24 | Polres Asahan akhirnya mengungkap kasus pembunuhan terhadap Ardian Simanjuntak (26). Salah satu pelakunya, Jainuddin Sirait alias Udin Cilak (26), warga Desa Sei Lama, Dusun 3, Kec Simpang Empat, Kab Asahan ditangkap di kawasan Medan Sunggal.

Dalam paparan, Kamis (2/8), Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi menjelaskan, pihaknya sudah 20 hari memburu tersangka. Tepatnya Minggu (30/7) pukul 01:00 WIB, tersangka berhasil ditangkap. “Sejumlah barang bukti seperti 1 celana jeans biru berlumuran darah dan 1 ikat pinggang coklat merk Jeep juga disita dari tangan tersangka,” ujar Yemi Mandagi didampingi Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP M Arif Batubara.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Asahan. Kepada petugas, Jainuddin mengaku membunuh korban bersama tiga temannya. Mereka adalah Eko alias Rembo, Undang dan Iwan Sitorus yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Loading...

Tersangka nekat menghabisi korban karena kesal. Korban dan ketiga temannya menghadang tersangka yang usai menonton kibot (organ tunggal) di Dusun 2 Simpang Bambu Kuning, Desa Pasiran, Kec Sei Dadap, Kab Asahan, Minggu (8/7) sekitar pukul 23:30 WIB.

“Akhirnya pelaku Jainuddin bersama tiga rekannya naik pitam dan nekat menusuk korban Ardian Simanjuntak hingga tewas. Sementara rekan korban bernama Willy Sumantri mengalami luka sobek akibat benda tajam di kepala bagian kiri, tangan kanan bagian atas dan bagian pinggang mengalami biram/memar,” ungkap Yemi Mandagi.

Dirinya juga mengimbau kepada tiga pelaku lainnya agar secepatnya menyerahkan diri. “Maksimal satu minggu lamanya atau kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” pesan Yemi Mandagi.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP M Arif Batubara menambahkan, tersangka Jainuddin dijerat Pasal 170 ayat 2, subs Pasal 351 ayat 3 atau Pasal 338 KUHPidana tentang melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yang mengakibatkan matinya orang/pembunuhan.

Sementara itu, tersangka Jainuddin mengakui perbuatannya. Hanya saja, ia tak mengetahui keberadaan tiga temannya. “Saya menikam korban Ardi Simanjuntak dengan sebilah pisau. Sehabis membunuh, saya langsung melarikan diri ke Kota Medan. Saya tidak mengetahui keberadaan ketiga teman saya itu,” ucap tersangka. (deddy)

Loading...