Menyalip Sesama Sopir, Sopir Angkot Nitra P25 Dihajar Hingga Berdarah

Heri Kemit

DELITUA-M24 | Darah mengucur dari bibir Heri Kemit. Wajah pria 31 tahun itu terlihat pucat. Rupanya sopir angkutan kota (Angkot) ini baru dianiaya oleh sesama sopir angkot.

Peristiwa yang dialami oleh warga Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kec Namorambe, terjadi di Pajak Melati, Jln Flamboyan Raya, Kel Tanjung Selamat, Kec Medan Tuntungan, Kamis (11/10).

Ditemui di Polsek Delitua, Heri membawa angkot Nitra P25 dari Terminal Pinang Barus hendak ke Namorambe. Tiba di Pajak Melati, angkot yang dikemudikannya tidak mendapat penumpang. Lalu menyalip angkot yang dikemudikan FN yang saat itu bersama kernet KN. FN yang juga sopir Nitra P25 ketika itu sedang menaikan penumpang. FN yang tak terima dipotong, mengejar Heri. Sampai di lokasi kejadian, dia menghadang laju angkot Heri.
FN dan KN keluar dari angkot dan mendatangi Heri. FN dan KN menghajar Heri. Aibatnya, bibir Heri mengeluarkan darah. Punggung, dada dan telinganya luka.

Loading...

FN dan KN menarik kerah baju Heri. Perlakuan itu membuat Heri membuka pintu. Begitu dia keluar dari angkot, FN dan KN lagi-lagi menghajarnya hingga tersungkur ke aspal.

Pedagang dan pembeli di sekitar Pajak Melati melerai perkelahian itu. FN dan KN mengancam Heri agar tidak melapor ke polisi. Bila itu terjadi, keduanya siap menghabisi nyawa Heri.
“Padahal kami sesama supir Nitra P25. Begitu saya dihajar keduanya tancap gas ke Namorambe,” jelas Heri.

Lia (28) warga sekitar lokasi kejadian sempat melihat dan mendengar ancaman FN dan KN tersebut kepada Heri.
“Sudah menghajar korban hingga mandi darah, keduanya mengancam pula,” bebernya.
Kapolsek Delitua Kompol BL Malau mengungkapkan, Heri sudah diarahkan untuk divisum. Hingga saat ini, katanya, personel Unit Reskrim sedang memburu kedua pelaku penganiayaa itu. (mehuli)

Loading...