Mobil dilempar batu, Wartawan diserang 2 pemuda naik kreta

22

MEDAN AREA-M24 | Di tengah perjalanan pulang, Muhammad Arief Tampubolon (40) dikejutkan oleh batu yang tiba-tiba mengenai kaca depan mobil yang dibawanya. Belakangan, wartawan salah satu media online ini sadar diserang oleh dua orang pria.

Menurut Arief, peristiwa itu terjadi di kawasan Jln Datuk Kabu, Pasar III, Medan Denai, Kamis (5/7) dinihari. Akibat kejadian itu, kaca depan mobil Toyota Soluna warna biru BK 1096 IB miliknya pecah. Untunglah, lelaki tambun yang tinggal di Jln Pasar III Gg Datuk, tanah garapan Percut Sei Tuan ini tidak terluka.

Ditemui di Polsek Medan Area, Jumat (6/7), Arief menyebutkan, malam itu sebelumnya dia berada di kantor Demokrat Sumut. Dari situ, dia bergerak mencari makanan dan singgah di Jln Pandu.
Selepas makan nasi goreng, pria cepak ini berniat pulang ke rumah. Begitu sampai di Jln Bromo, dia singgah dulu ke Alfamidi untuk membeli susu anaknya. Kemudian melanjutkan perjalanan.

Sewaktu berada di Jln Datuk Kabu Pasar III, tak jauh dari masjid, dua pemuda yang berboncengan naik kreta Beat warna hitam, melempar batu ke arah mobilnya.

“Untung saja batunya terpental keluar dan tidak melukai aku. Cuma kaca depan yang pecah. Batunya sebesar kelapa yang sudah dikupas kulitnya. Menurut saksi yang melihat, pelaku sudah menunggu di pos salah satu OKP,” ujar Arief.

Lepas itu, katanya, pelaku kabur ke arah Jln Denai. Sedangkan ciri pelaku, kata Arief yakni tinggi, berbadan gempal dan memakai helm, serta jaket. “Masalahnya apa, aku juga tidak tahu,” sebut Arief.
Kapolsek Medan Area Kompol Jesmi Girsang malalui Wakapolsek AKP Ferriawan mengatakan, laporan korban telah diterima dan akan ditindaklanjuti. (wandi)

Loading...