Modal Rp10 Ribu, Pelajar SD Dicabuli Hingga Hamil 4 Bulan

Pelaku cabul ketika diamankan

DELITUA-M24 | Manda (28) diseret petugas kepolisian ke balik jeruji besi. Pulaknya, ia tega menyabuli adik iparnya yang masih pelajar sekolah dasar (SD) hingga hamil empat bulan.

Peristiwa itu terungkap saat korban, sebut saja Bunga (13) didampingi ibunya, Halimah (50) mendatangi Polsek Delitua, Minggu (7/10). Seperti dituturkan korban, perbuatan cabul itu berwal lima bulan lalu. Saat itu rumah mereka di Desa Mekarsari, Kec Delitua, Kab Deliserdang dalam keadaan sepi.

Di rumah itu tinggal Halimah, korban, juga Manda. Istri Manda yang tak lain kakak korban sedang dirawat di rumah sakit. Tiba-tiba Manda menarik korban ke kamar. Tanpa basa-basi ia membuka baju dan merusak selaput dara korban. Puas menyalurkan nafsunya, pelaku memberi korban uang Rp10 ribu dan mengancam untuk tidak menceritakan peristiwa itu kepada siapa pun.

Loading...

Sukses di aksi pertama membuat pelaku ketagihan. Setiap rumah sepi, pelaku menarik korban ke kamar dan melampiaskan nafsu bejatnya. Setelah puas, pelaku selalu mengancam korban untuk diam.

Jumat (4/10), Halimah curiga melihat Bunga yang keluar dari kamar pelaku. Karena ingat ancaman pelaku, korban bungkam ketika diinterogasi oleh ibunya. Yakin sesuatu telah terjadi, Halimah membawa korban ke bidan. Hasilnya, korban dinyatakan sedang hamil empat bulan.

Setiba di rumah, Bunga yang kembali diinterogasi akhirnya buka suara dan membeberkan perbuatan bejat pelaku. Selanjutnya Halimah membawa korban ke Polsek Delitua untuk membuat laporan resmi.

Sementara itu, pelaku yang sadar perbuatannya terbongkar langsung melarikan diri ke daerah Tandem Binjai. Beberapa hari kemudian pihak keluarga mengubungi dan meminta pelaku pulang agar permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Pelaku yang percaya lalu pulang. Saat tiba di rumah, pelaku diamankan oleh keluarga dan diserahkan ke Polsek Delitua. Kepada petugas, pelaku mengaku tak tahan melihat kemolekan tubuh korban.

“Begitu tahun korban hamil, saya pura-pura mau beli rokok ke warung lalu kabur ke Binjai. Karena katanya mau berdamai, saya langsung pulang. Di benak saya bisa menikah dengan korban,” beber pelaku.

Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau membenarkan adanya pelaku cabul yang diserahkan pihak keluarga korban. “Pelaku kita jerat Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tegasnya. (mehuli)

Loading...