Nagih Rp600 ribu, Sinaga tersungkur dihajar pasutri

DELITUA-M24 | Lebih galak yang berutang ketimbang pemberi utang. Inilah yang dialami Imran Sinaga (35). Gegara menagih utang sebesar Rp600 ribu, dia dianiaya oleh pasangan suami istri (Pasutri).

Menurut pria yang tinggal di Jln Bunga Rinte, Gg Mawar, Kec Medan Tuntungan, dia dihajar pasutri EM (23) dan LM (23) warga Jln Jamin Ginting, Gg Ladang, Kec Medan Tuntungan.

Diceritakan Imran saat membuat laporan di Polsek Delitua, Kamis (5/7). Penganiayaan dialaminya, Rabu (4/5). Imran ketika itu melihat EM dan LM sedang makan di warung rumah makan khas Karo di Simpang Selayang, Jln Jamin Ginting, Kec Medan Tuntungan.

Loading...

Imran mendatangi mereka dan menagih utang keduanya sebesar Rp600 ribu yang dipinjam 3 bulan lalu.
Ditagih saat makan, EM naik darah. Sopir ini menghajar Imran hingga tersungkur ke bawah meja. Tidak sampai di situ saja, LM mengambil piring dan memukulkannya ke kepala Imran. Akibatnya, kepala korban luka, benjol dan mengeluarkan darah.

“Mereka meminjam uang saya dengan janji seminggu dikembalikan. Saat itu mereka beralasan tidak makan, makanya saya memberikan. Setelah seminggu keduanya menghilang. Terus melihat mereka sedang makan makanya saya tagih utang mereka,” kata bapak satu anak ini.

Sementara Lenny (29) istri korban mengaku sudah sering mencari keberadaan keduanya. Namun, tetap tidak ditemukan. Padahal uang Rp600 ribu yang dipinjam pelaku rencananya akan dipakai untuk modal usaha korban. “Pelaku yang minjam uang kami, kok dia pula yang marah,” ungkap Lenny.

Kapolsek Delitua Kompol BL Malau menjelaskan, saat ini sedang memeriksa korban dan saksi serta mengejar pelaku. (mehuli)

Loading...