Nganggur, bapak ajak anak jadi penculik balita

11

PERCUT-M24 |Terus menganggur membuat Chandra Hidayah Pasaribu (31) gelap mata. Ia kemudian mengajak anak perempuannya yang duduk di kelas 5 SD menjadi penculik. Sasaran penculikan yakni anak berusia bawah lima tahun (Balita).

Beruntung aksi pria yang tinggal di Kampung Kolam Pasar 11 Tembung, Kec Percut Sei Tuan ini bisa dihentikan warga. Alhasil Chandra jadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

Upaya penculikan dilakukan Chandra, Minggu (3/6) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu ia membawa putrinya berinisial NH (11). Mereka berboncengan kreta Vario 150 BK 3256 AHK.

Ketika melintas di Jln Makmur/Pasar VII, Dusun VI Kenanga, Desa Sambirejo Timur, Kec Percut Sei Tuan, Chandra melihat bocah berinisial ANR (4), sedang bermain di depan grosir milik orang tuanya.

Chandra menghentikan laju kretanya. Ia meminta NH untuk menaikkan korban. Permintaan itu dituruti NH. Ia mendekati ANR dan menaikkan bocah itu ke kreta. Setelah itu, Chandra tancap gas menuju Batangkuis. Di tengah upaya pelarian itu, Chandra meminta putrinya agar menutup wajah ANR. Saat itu posis ANR berada di tengah antara Chandra dan NH.

Ketika itulah warga sekitar mengetahui penculikan tersebut. Mereka mengejar laju kreta Chandra. Usaha itu berhasil di kawasan Sekata, Batangkuis. Chandra disergap. Massa tanpa dikomandoi menghajar Chandra hingga berdarah-darah.

Salah seorang warga di sekitar lokasi mengamankan Chandra sembari menunggu petugas kepolisian datang.
“Ratusan warga sudah menunggu pelaku yang diamankan di rumah warga. Kalau tidak diamankan, jelas bisa mati pelaku itu. Polisi aja tadi kesulitan membawa pelaku keluar dari rumah itu,” kata salah seorang warga.

Menurut warga lainnya yang sempat menanyai NH, penculikan tersebut merupakan rencana Chandra. Dia menyebut kalau ayahnya hanya ingin mengambil anting-anting emas milik korban. NH ikut bersama Chandra karena rasa sayang terhadap ayahnya tersebut. Terlebih lagi saat ini Chandra tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Sempat juga anak pelaku bilang bahwa sudah beberapa hari ini keluarga mereka hanya makan nasi pakai garam saja,” kata warga yang minta namanya tidak ditulis.

Sedangkan menurut Adi, tetangga korban, dia sempat menanyai Chandra soal latar belakangnya. Menurut Adi, Chandra mengaku baru saja keluar dari penjara.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan bahwa Chandra dan barang bukti Vario BK 3256 AHK atas nama Ilham, adik pelaku, telah diamankan.

Ia menjelaskan, Chandra dijerat Pasal 328 KUHP tentang penculikan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan Pasal 83 UU No. 35/2014 tentang perlindungan anak perubahan atas UU No. 23/2014 tentang perlindungan anak. (irwan)

Loading...