Nganter Sabu ke Tahanan PN Sidimpuan, ABG Nekat Ini Ditangkap Polisi

444

M24.CO|SIDIMPUAN

Ada ada saja tingkah laku para pengedar narkoba saat ini, seorang pria pengangguran ini, masih terbilang di bawah umur, namanya Daniel Reza Rinaldi Pardede alias otong (16), tersangka merupakan warga S.M. Raja Gang. Satahi, Kelurahan Sitamiang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan nekat mengantar narkoba ke salah satu yang masih berstatus tahanan titipan pihak polres di kantor PN Padangsidimpuan

Pria ini terpaksa ditangkap oleh jajaran Sat Res Narkoba Polresta kota Padangsidempuan karena kedapatan dan memiliki narkoba jenis Sabu tiga (3) bungkus plastik transparan berisi shabu dan barang bukti lainnya 1 (satu) bungkus rokok serta uang sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah) Selasa (11/10) sekitar pukul 17:00 WIB lalu di kantor PN. Padangsidimpuan.

ABG malang tersebut langsung diamankan terlebih dahulu oleh pegawai di kantor PN. Padangsidimpuan karena ingin memberikan narkoba yang diduga jenis sabu ke salah satu tahanan yang sedang menjalani persidangan.

Kepada M24.CO Rabu Malam (12/10) Kapolres kota Padangsidimpuan, AKBP M.Helmi Lubis S.IK yang di paparkan Kasat narkoba polres sidimpuan AKP Kamaluddin Nababan mengatakan bahwa benar pada pukul 17.00 WIB, anggota Sat-narkoba mendapat telepon dari pegawai PN. Padangsidimpuan bahwa ada seorang laki-laki di amankan di kantor PN. Padangsidimpuan karena akan menyerahkan 1 (satu) bungkus rokok kepada narapidana.

Masih kata mantan Kasat Narkoba Tapteng ini, kemudian karena curiga oknum pegawai pengadilan negeri tersebut mengambil rokok dan “benar saja”, 2 (dua) bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis shabu didalamnya.

Kemudian anggota sat narkoba melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan juga 1 (satu) bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis shabu yang di bungkus dengan uang sebesar Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) didalam kantong kecil celana sebelah kanan milik pelaku.

Atas kejadian tersebut tersangka dan barang bukti dibawa ke ruang Sat Narkoba Polres Padangsidimpuan guna proses lebih lanjut dengan ancaman kepada tersangka bisa dipidana empat sampai lima tahun penjara, dan kasat juga akan mengungkap peredaran narkoba yang diduga masih sangat meresahkan ini, yang masih marak di lapas dan di tengah masyarakat kota Padangsidimpuan.

“Tahanan yang menerimanya juga sudah kita jemput dan masih tahap pemeriksaan untuk membongkar jaringan ini,” ujarnya.(sabar)

Loading...