Nyuri di Masjid, bandit dimassa kreta dibakar

26

PERCUT-M24 | Dua pemuda kepergok ketika mencuri kreta di Masjid Istiqomah d Jln Pasar Hitam Desa Sampali. Keduanya langsung diamuk massa. Kreta yang mereka pakai kemudian dibakar.

Kedua pelaku yang dimassa, Minggu (20/5) sekitar pukul 21.00 WIB itu adalah Nino Pratama Aritonang (18) dan Muhammad Afriza Simatupang (21). Keduanya merupakan warga Jln Perwira II, Gg Purnama, Kel Pulo Brayan Bengkel, Kec Medan Timur.

Keduanya mencuri kreta Supra X 125 warna hitam tahun 2015 BK 4570 BQ yang parkir di halaman masjid. Sutejo (47) pemilik kreta saat itu sudah mengunci stang. Pria yang tinggal di Jln Kemuning, Dusun XIII, Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan, datang ke masjid untuk sholat tarawih.
Sutejo yang kesehariannya bekerja sebagai sekuriti, lalu mendengar suara anak-anak berteriak maling. Korban bersama jamaah lainnya mengejar pelaku. Lalu M Afriza Simatupang diamankan di dekat TKP. Massa yang emosi menghajarnya hingga babak belur. Lalu membakar kreta Mio J tanpa plat polisi milik pelaku.
Massa menyerahkan pelaku ke tim Reskrim Polsek Percut Sei Tuan. Pengembangan dilakukan. Tim Reskrim menciduk Nino Pratama Aritonang di Pematang Johar, Dusun 25, Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan.
Menurut Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri kepada M24, dari penyidikan sementara Nino telah 6 kali melakukan pencurian kreta. “Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mako,” katanya. (irwan)

Loading...