Pak Kapolda, Gawat!! Duit Sosialisasi Narkoba di Mark-Up

306

ADA 3 KEBIJAKAN

M24. CO l SIDIMPUAN

Pak Kapolda! Lihat ini, duit untuk sosialisasi narkoba ke sekolah sekolah di MarkUp.Jumlahnya mencapai Rp770 juta rupiah, diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sidimpuan Tahun 2015. Hingga kini kasusnya tak jelas.

Masyarakat kota salak menantang Kapolda Sumut, Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel, untuk segera mengusut tuntas dengan memenjarakan para pelaku disebut sebut melihatkan petinggi di Kota Sidimpuan, Kakan Kesbagpol SH dan Sekda Kota Padangsidimpuan ZS.

Aktivis Kota Padangsidimpuan, Aerik Estrada, mengatakan, kasus ini sendiri sempat ditangani para oknum polisi di kota salak yang saat ini kabarnya sudah diamankan pihak Polda Sumut dalam kasus E El Ritonga.

“Kita meminta penyidik Tindak Pidana Korupsi Polres Kota Sidimpuan dan Ditreskrimsus Polda Sumut untuk melanjutkan penyelidikan tersebut. Ada apa kok dihentikan, sudah sampai dimana kasusnya,”tanya Aerek heran.

Kasus ini terkuak setelah Tim Aerek melakukan investigasi secara mendalam. Dengan rincian, jumlah SD baik negeri maupun swasta yang tersebar di Kota Padangsidimpuan berjumlah 94 sekolah.

Dari jumlah tersebut, hanya beberapa diantaranya yang didatangi tim sosialisasi program sosialisasi narkoba yang hanya ditujukan untuk murid kelas 6 SD yang diperkirakan hanya berjumlah 100 murid/sekolah.

Dalam pelaksanaan sosialisasi itu, peserta hanya diberikan snack dan bukan makan siang. Peserta juga hanya mendapat alat tulis seadanya,ditambah pembicara satu orang dari Sat Narkoba Polres Padangsidimpuan.

Dari fakta tersebut, kegiatan tersebut hanya menghabiskan dana sekitar Rp240 juta dengan rincian. Snack 94x100xRp6.000=Rp56,4 juta, alat tulis 94x100xRp10.000=Rp94 juta, honor pembicara 94xRp1.000.000=Rp94 juta. Jika ditambahkan semua, biaya yang dikeluarkan Pemko Padangsidimpuan hanya Rp240 juta lebih.(sabar) 

Loading...